Kanal

Setelah di Blitar, Kini Baliho Puan Maharani di Surabaya juga Dicoreti hingga Ketua DPC Geram

TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi vandalisme terhadap baliho Puan Maharani kini semakin marak dan semakin banyak ditemukan.

Setelah kasus vandalisme di Blitar beberapa waktu lalu, kini kasus serupa muncul di Surabaya.

Ada sekitar delapan titik baliho Puan yang menjadi korban vandalisme.

Terkait hal tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono, meminta para kadernya untuk tidak terprovokasi.

Pihaknya juga langsung mengambil langkah tegas dengan melaporkannya ke pihak berwajib.

Adi meminta pihak kepolisian melakukan pengusutan secara tuntas dengan menangkap dan memproses hukum pelaku perusak properti tersebut.

"Kami berharap polisi bertindak, dengan menangkap dan memproses hukum perusak properti milik PDI-P," jelasnya.

Baca: Puan Maharani Kembali Jadi Sasaran, Aksi Vandalisme Baliho Bergambar Dirinya Semakin Meluas

Baca: Soal Baliho Puan Maharani Dicoreti “Open BO”, Polisi Sebut sebagai Penghinaan Pejabat Tinggi Negara

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (28/7/2021), dari penyelidikan DPC, baliho yang dicorat-coret tersebut terdapat di delapan titik lokasi.

Delapan lokasi tersebut di antaranya, Jalan Wiratno, Jalan Karang Asem, Jalan Mulyosari, Jalan Kalisari, dan Jalan Ir Soekarno.

"Saya mendapatkan laporan baliho korban vandalisme ada di sekitar delapan titik lokasi di Surabaya," katanya.

Kasus serupa sebelumnya terjadi di Blitar.

Baliho bergambar Puan Maharani dicoret dan ditulisi kalimat "Open BO".

Terkait hal itu, Polda Jawa Timur sudah menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pendalaman penyelidikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Baliho Puan Maharani Kembali Jadi Sasaran Aksi Vandalisme, Dicoret dan Ditulisi Kata-kata Kotor"

# Polda Jatim # Surabaya # vandalisme  # Puan Maharani

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Kompas.com

Video Populer