Kanal

VIRAL Kisah Pelajar SMA Minta Ban Bekas dengan Modal Nekat Chat Kapolda Aceh, Ini Alasannya

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang siswi SMAN 1 Meureudu Kabupaten Pidie Jaya bernama Tia Rahmadhani (16) yang merupakan seorang pelajar nekat mengirim pesan kepada Kapolda Aceh melalui media sosial beberapa waktu lalu.

 

Pelajar SMAN 1 Meureudu Kabupaten Pidie Jaya, Aceh itu, mengirim pesan kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada melalui media sosial hanya untuk meminta ban bekas.

 

Selain ban bekas, ia juga meminta kepada Kapolda Aceh jaring, bambu, dan tali.

 

Hanya bermodal keberanian dan nekat, Tia Rahmadhani, seorang siswi sekolah menengah atas (SMA) asal Aceh, memberanikan diri untuk mengirim pesan atau chat kepada Kapolda Aceh lewat media sosial (medsos).

 

Gadis asal Gampong Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, itu bahkan mengaku tak mengira jika pesannya ditanggapi serius oleh Kapolda Aceh.

 

Saat ditanyakan dorongan dan alasan menghubungi Kapolda Aceh, Tia nampak menahan diri untuk tidak menangis hingga suaranya bergetar dan matanya berkaca-kaca.

 

Cerita Tia ini diunggah dalam akun Instagram @divisihumaspolri, Senin (19/7/2021).

 

Dalam pesan itu, Tia meminta bantuan berupa ban bekas, jaring, bambu, dan tali.

 

Barang-barang itu untuk dipakai bersama masyarakat membangun budidaya tiram.

 

"Saya cuma kenal Pak Kapolda melalui media sosial dan media massa," kata Tia.

 

"Awalnya saya pesimis mana mungkin seorang Bapak Kapolda Aceh membalas DM saya seorang siswi biasa."

 

Baca: Mahasiswa di Aceh jadi Muncikari Prostitusi Online, Pelaku Jajakan ABG 17 Tahun Rp900 Ribu

 

Dikutip dari TribunWow.com, Kapolda Aceh pun merespons pesan yang dikirim Tia Rahmadhani.

 

"Saya sangat terkejut dan sangat terharu," ujarnya.

 

Berawal dari pesan itu, dirinya menerima bantuan berupa 40 ban mobil bekas, jaring, tali, serta peralatan lainnya untuk budidaya tiram.

 

Saat ditanyakan alasannya, Tia mengaku merasa kasihan dengan masyarakat di desanya yang mayoritas berprofesi sebagai pencari tiram.

 

"Tia sebenarnya membantu masyarakat itu, Tia merasa iba karena setiap dua bulan sekali masyarakat di sekitar rumah Tia harus naik pickup jam 3 pagi ke Banda Aceh," ujar dia.

 

Ketika menceritakan lebih spesifik soal kehidupan keluarganya, Tia mulai terlihat sedih.

 

"Tia kasihan dengan perekonomian masyarakat," kata Tia dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

 

"Lagian Ayah Tia pernah penyakit stroke, Mama Tia juga pencari tiram, jadi Tia ingin, ingin mengubah perekonomian masyarakat di desa Tia," ucap Tia menahan tangis hingga suaranya terdengar bergetar.

 

Tia pun mendapat kesempatan untuk bertatap muka langsung dengan Kapolda Aceh melalui Video Call Aplikasi WhatsApp dari staf pribadi Kapolda Aceh. Air mata Tia pecah mengalir penuh rasa haru.

 

Tia juga didampingi para emak-emak pencari tiram yang antusias ingin bertatap muka dengan Kapolda Aceh, ucapan terimakasih dari warga kampung Deah Pangwa Pidie Jaya pun tersampaikan secara langsung.(Tribun-video.com/ TribunWow)

 

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Modal Nekat Chat Kapolda Aceh, Siswi SMA Ini Menahan Tangis Curhat Minta Dikirimi Ban Bekas

 

# TRIBUNNEWS UPDATE # Kapolda Aceh # ban bekas # viral di media sosial # Pidie Jaya

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Muhamad RisqiMei
Sumber: TribunWow.com

Video Populer