Kanal

Mantan Wali Kota Tanjung Pinang Marah ke Satgas Covid-19, Kesal Lihat Cara Petugas Perlakukan Warga

TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah bersuara tinggi di Pasar Bintan Center, Kilometer 9, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (3/7/2021) pagi.

Dikutip dari TribunBatam.id, Lis Darmansyah terlihat tidak setuju dengan skema tes antigen yang digelar saat itu di mana masyarakat tidak disediakan kursi untuk duduk.

"Kalau mau buat tes antigen, panggil koordinator (pengelola pasar) lalu sediakan kursi biar masyarakat duduk. Mana kursinya," kata Lis kepada petugas yang hadir.

Lis Darmansyah menilai petugas seakan memperlakukan masyarakat seperti maling.

Mereka seolah-olah ditindak seperti petugas menangkap orang tidak bermoral.

"Jangan seperti ini caranya," kata suami Hj. Yuniarni Pustokoweni itu.

Lis Darmansyah yang menyampaikan protesnya dengan suara tinggi mendapatkan sambutan hangat dari beberapa pengunjung pasar.

Mereka spontan memberikan sanjungan kepadanya.

"Harus begitu, Pak. Hidup Pak Lis,... Hidup Pak Lis," seru beberapa pengunjung pasar.

Nada suara Lis Darmansyah perlahan menurun ketika Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan (Bapelitbang) Kota Tanjungpinang, Surjadi datang mendekatinya.

Surjadi terlihat menjelaskan sesuatu kepada mantan Wali Kota Tanjungpinang tersebut.

Setelah itu Lis Darmansyah tidak bersuara tinggi lagi.

Lis Darmansyah sendiri menceritakan saat itu dirinya sedang berada di dalam pasar untuk berbelanja.

"Tiba-tiba semua pintu pasar ditutup. Prakkk, prakkkk, prakkkkkk," ujar anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau itu.

Masyarakat yang berada di dalam pasar mendadak panik dan berlari keluar untuk menyelamatkan diri. Sebab, mereka mengira ada razia di dalam pasar.

"Masyarakat langsung bilang, kaburrrr, kaburrrr. Semuanya berhamburan keluar. Kita tahu di pasar itu ada parang, pisau dan barang tajam lainnya," keluh Lis Darmansyah.

Dia menambahkan, dirinya sangat mendukung program Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk menekan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Namun, caranya yang diterapkan tidak elegan dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Pemerintah seharusnya menerapkan cara yang lebih santun agar masyarakat tidak kalut dan panik terhadap situasi seperti ini.

"Apakah tidak bisa bilang ke masyarakat, bapak, ibu sekarang kita mau tes antigen. Bila perlu padukan tes antigen dengan vaksinasi," usul mantan Wali Kota Tanjungpinang itu.

Lis Darmansyah merupakan Wali Kota Tanjungpinang periode 2013-2018, berpasangan dengan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul.

Setelah periode kepemimpinan berakhir, Lis Darmansyah dan H. Syahrul berpisah dan maju ke pentas Pemilihan Wali Kota Tanjungpinang dengan pasangan masing-masing.

Lis Darmansyah berpasangan dengan Maya Suryanti.

Sedangkan Syahrul menggandeng Hj. Rahma. Syahrul-Rahma akhirnya memenangkan kontestasi dan memimpin Kota Tanjungpinang.

Namun, dalam perjalanan waktu, Syahrul meninggal dunia setelah melawan Covid-19.

Dan kini tampuk kepemimpinan pun beralih ke tangan Rahma. Hingga saat ini Rahma masih memimpin Kota Tanjungpinang.

Lis Darmansyah dan Rahma sama-sama pernah bergabung di Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Namun, Rahma memilih keluar dari partai politik berlambang kepala banteng bermoncong putih itu. Dia kemudian memilih berpasangan dengan Syahrul untuk maju ke Pemilihan Wali Kota Tanjungpinang. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Lis Darmansyah Ngamuk di Pasar Bintan Center, Kesal Lihat Cara Petugas Perlakukan Warga

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Danang Risdinato
Sumber: Tribun Batam

Video Populer