Kanal

Detik-detik Dandim Gembrot di Ultimatum KSAD Andika untuk Turunkan Berat Badan, Ini yang Dilakukan


TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengumpulkan para Dandim dan Pangdam se-Indonesia di Markas TNI AD, Jakarta Pusat.


Dalam kesempatan itu, Jenderal Andika Perkasa memanggil komandan kodim (dandim) yang berbadan gemuk.


Para dandim itu mengatakan alasan dan penyebab mereka gemuk.


Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Andika Perkasa memanggil sejumlah Komandan Distrik Militer (Dandim) berbadan gemuk.


Dilansir Tribun-Wow.com, video yang diunggah oleh akun Instagram @tni_angkatan_darat, Selasa (29/6/2021), Andika mengaku mengkhawatirkan kesehatan para dandin berbadan subur.


Ia pun menyinggung sejumlah anggota TNI yang meninggal dunia akibat sejumlah penyakit.


Pemanggilan dandim-dandim gemuk atau Andika menyebut gembrot itu dilakukan saat acara Temu Dandrem-Dandim Tahun 2020.


Salah satu dandim gemuk yang maju adalah Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Tofan Tri Anggoro.


Dalam video berdurasi 10 menit itu, tampak Andika memanggil dua anggota TNI.


Andika lalu menuju bentuk tubuh keduanya yang terlihat masih bugar dan tidak gendut meski sudah berusia di atas 50 tahun.


Mereka adalah Kapushubad Mayjen TNI Wahyu Agung dan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara.


"Ada senior saya jabatannya Kepala Pusat Perhubungan Angkatan Darat," ucap Andika.


"Coba lihat ini, ini adalah satu reminder kita semua."


"Mas Kurnia usia 58 tahun senior saya, Mas Wahyu Agung juga begitu 57 tahun."


"Tapi lihat nih, udah lebih tua badannya masih bagus sekali," lanjutnya.


Andika lantas meminta sejumlah dandim berbadan gemuk maju dan berdiri di sampingnya.


Aksi Andika itu pun memancing gelak tawa penonton.


Baca: KSAD Angkat Bicara Terkait Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri, Andika Perkasa: Ngapain Ada di Sana?


Baca: Pertanyakan Keberadaan Prajurit Kopassus di Lokasi Pengeroyokan, KSAD Andika Perkasa: Ngapain?


"Coba siapa yang gembrot, para Pangdam ada Dandim yang gembrot enggak? Coba tunjuk sini," ujar Andika.


Ia lantas menginterogasi para anggota TNI berbadan subur tersebut.


Dengan berbagai alasan, para Dandim membela diri.


"Ini enggak tahan napas ya?" kata Andika terbahak.


Setelah mendengar satu per satu alasan para Dandim, di akhir acara Jenderal Andika mengingatkan para pejabat TNI AD untuk rajin berolahraga.


Bahkan, Andika akan menagih janji para Dandim untuk mengembalikan postur tubuhnya ke normal.


Dia mengingatkan ini bukan tanpa alasan.


Andika tak ingin ada prajurit yang sakit, terlebih terkena diabetes.


Sebab, penyakit ini bisa merambat ke sejumlah organ tubuh lainnya.


"Saya khawatir sama yang saya panggil ke depan ini," ujar Andika.


"Harus dijaga, makanya saya tanya sudah berapan lama (gemuk)."


"Kalau sempat lama dengan kondisi seperti ini, saya menduga jangan-jangan diabetes itu."


"Karena dari penampilan, kalau diabetes biasanya merembet."


Menurut Andika, selama 2020 ada ratusan anggota TNI yang meninggal dunia karena penyakit berat.


"Oleh karena itu rekan-rekan semua harus punya keinginan keras menjaga dirinya," katanya.


"Saya enggak terlalu peduli dengan penampilan."


"Tapi yang saya peduli adalah kalau kita enggak ada."


"Jadi tahun ini yang meninggal karena sakit ada 539 kalau tidak salah. Dari 539 yang sakitnya plus Covid 58," tandasnya. (Tribun-video.com/ Tribun-wow)


Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Detik-detik KSAD Andika Perkasa Panggil dan Interogasi Dandim Berbadan Gembrot, Ini yang Terjadi


# Andika Perkasa # komandan kodim (dandim) # \gemuk

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: TribunWow.com

Video Populer