Kanal

Bekal Rp100 Ribu, Santri di Rembang Kayuh Sepeda Ontel Tempuh Jarak 249 Km untuk Mudik ke Pemalang

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua santri Sekolah Tinggi Al Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, nekat mudik dengan mengayuh sepeda menju kampung halaman di Kabupaten Pemalang.

Mereka mengayuh sepeda sejauh 249 Kilometer (Km) dengan berbekal uang Rp 100 ribu.

Saat dimintai keterangan pada Selasa (11/5/2021), Irzan Al Majid yang merupakan mahasiswa di Sekolah Tinggi Al Anwar Sarang, jurusan Ilmu Kitab dan Tafsir menceritakan pengalamannya itu.

Mereka adalah Irzan bersama rekan kampusnya yaitu Husni Amri berangkat dari Rembang pada Kamis (29/4) dan sampai di Pemalang Minggu (2/5).

Saat itu ia dan Husni tetap menjalankan ibadah puasa, walaupun melakoni perjalanan berat menempuh perjalanan dari Rembang menuju Pemalang di cuaca yang panas.

"Yang paling berat di Pantura wilayah Pati sampai Demak, karena saat perjalanan cuaca panas sekali, di tambah jalan lurus tanpa ditumbuhi pohon," jelasnya, Selasa (11/5/2021).

Baca: Beragam Cara Dilakukan Pemudik agar Lolos dari Penyekatan di Puncak Bogor, Ujungnya Putar Balik

Selama tiga hari perjalanan itu, Irzan dan temannya sempat menginap di wilayah Rembang dan Semarang.

Ia mengaku tidak menginap di hotel, lantaran hanya berbekal uang Rp 100 ribu yang ia gunakan untuk membeli makan sahur dan buka puasa.

"Kami menginap di teman-teman tidak di hotel, saya hanya menghabiskan uang sekitar Rp100 ribu, itu pun untuk saur dan berbuka."

"Kalau teman saya mungkin habisnya sama," paparnya.

Setelah menginap di Semarang, Irzan bersama Husni melanjutkan perjalanan menyusuri Jalan Pantura menuju Kendal, Batang, Pekalongan dan Pemalang.

"Di Batang kan jalannya banyak tanjakan, terutama saat melintas di Alas Roban."

"Karena tahun lalu saya sudah pernah bersepeda sampai Pemalang jadi tahu medan jalan, saya pilih lewat jalur lingkar Alas Roban yang tidak begitu terjal tanjakannya," ucapnya.

Irzan mengungkapkan bahwa perjalanannya kali ini merupakan aksi keduanya mudik menggunakan sepeda kayu dari Rembang ke Pemalang.

Aksi serupa ia lakukan sendirian di tahun lalu dan menurutnya banyak orang yang tidak percaya dengan yang ia lakukan itu.

"Perjalanan pertama tahun lalu saya sendirian, dan banyak yang tidak percaya, namun saya buktikan sampai di Pemalang."

Baca: Tak Hanya Berjaga 24 Jam, Petugas di Pos Penyekatan juga Dibantu CCTV yang Rekam Semua Pemudik

Aksi Irzan ini terispirasi sosok Kyai Abdul Ghofur Maimoen yang hobi bersepeda, mahasiswa 21 tahun asal Desa Sidokare Kecamatan Ampelgading, Pemalang, bersepeda dari Sarang Rembang menuju Pemalang.

"Untuk perjalanan ke dua saya bersama rekan saya. Jujur saya terinspirasi sosok Kyai Abdul Ghofur Maimoen, yang suka bersepeda jadi saya bulatkan tekat untuk bisa pulang menggunakan sepeda, bahkan sampai perjalanan ke dua ini," imbuhnya.

Irzan mengatakan, aksi bersepeda akan dilanjutkan setelah lulus menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Al Anwar Sarang.

Di mana ia ingin mengelilingi Pulau Jawa menggunakan sepedanya saat lulus nanti.

"Itu rencana saya usai lulus nanti, mungkin akan saya mulai dari Rembang menuju Jawa Timur, dan melintasi Jalur Selatan Jawa menuju Yogyakarta, hingga Jawa Barat, kemudian kembali ke Pemalang. Semoga saja terwujud cita-cita saya," tambahnya. (Tribun-video.com/Tribun-pantura.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Pantura.com dengan judul Kisah Irzan, Kayuh Sepeda 249 Km untuk Mudik dari Rambang ke Pemalang, Berbekal Uang Rp100.000

Baca berita terkait lainnya

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Reporter: Dea Mita
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Tribun Pantura

Video Populer