TRIBUN-VIDEO.COM - Saat ini vaksin Covid-19 sedang dalam proses untuk dibagikan kepada masyarakat.
Terkait dengan vaksin, beredar kabar di media sosial bahwa vaksin Covid-19 bisa menyebabkan kemandulan bagi perempuan.
Kabar itu telah diunggah di beberapa platform media sosial, satu di antaranya adalah sebuah akun di Twitter.
Ia mengunggah cuitan yang bertuliskan "Mantan Ketua Penelitian Tim Pfizer Dr. Yeadon dan spesialis paru-paru Dr. Wodarg, memperingatkan bahwa vaksin Covid dapat menyebabkan kemandulan bagi perempuan."
Akun tersebut juga menyertakan link artikel mengenai penjelasan bagian vaksin covid yang dapat menyebabkan perempuan mandul.
Setelah ditelusuri kabar ini tidak benar.
Dikutip dari factcheck.afp.com, seorang profesor di bidang mikrobiologi di York University, Dasantila Golemi-Kotra, menjelaskan, vaksin Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) bekerja dengan memberikan tubuh molekul instruksional, yang memberitahu sel manusia bagaimana mensintesis protein virus.
Vaksin mRNA yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech, tidak mengandung protein apapun dari virus itu sendiri, melainkan instruksi bagi tubuh untuk mensintesis protein virus, sehingga sistem kekebalan belajar untuk mempertahankan diri melawannya.
Koordinator Studi di Vanderbilt University, Sanjay Mishra, mengatakan jika vaksinasi dengan protein lonjakan virus akan mengarahkan antibodi dan bukan yang lain, sehingga diasumsikan akan aman.
Meskipun sejauh ini belum ditemukan bukti efek samping pada wanita hamil, sebagian besar karena uji klinis yang tidak sengaja menyertakan wanita hamil.
Jadi, kabar mengenai vaksin Covid-19 dapat menyebabkan kemandulan bagi perempuan itu tidak benar. Tribunners!
(Tribun-Video.com/Falza Fuadina)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.