Kanal

Pertanyakan Penanganan Habib Rizieq, Mahfud MD: RS Ummi Bogor dan Mer-C akan Dimintai Keterangan

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Mahfud MD mengatakan, pihak RS Ummi Bogor dan Mer-C akan dimintai keterangan terkait penanganan kesehatan Habib Rizieq.

Menurut Mahfud, dengan pemanggilan tersebut bukan berarti pihak RS Ummi dan Mer-c bersalah.

Dilansir oleh Tribunnews pada Minggu (29/11), hal tersebut dikatakan Mahfud MD dalam konferensi daring usai rapat dengan pihak Satgas Penanganan Covid-19, Kepolisian, Kejaksaan, BIN, Kemenkes, dan Kemenkumham.

Menurutnya, Satgas atau aparat mungkin hanya akan menanyakan soal waktu, perawatan yang bersangkutan, daftar penjenguk, dan sebagainya.

Baca: Mahfud MD Sarankan Habib Rizieq Penuhi Panggilan Polisi demi Keselamatan Masyarakat

Mahfud meminta pihak RS Ummi dan Mer-C agar kooperatif terhadap pemanggilan tersebut demi kesehatan dan keselamatan bersama.

Sebelmnya pihak RS Ummi Bogor menyampaikan permintaan maaf melalui acara konferensi pers di teras Balai Kota Bogor, Minggu (29/11).

Dirut RS Ummi Kota Bogor, Andi Tatat menjelaskan jika pihaknya tidak bermaksud untuk menutup-nutupi. Namun ia mengakui bahwa ada beberapa kendala dalam hal komunikasi dan koordinasi.

Baca: FPI Klaim Rizieq Shihab Tak Kabur dan Sudah Sembuh, RS Ummi Beri Bantahan dan Beberkan Fakta Lain

Ia menuturkan bahwa tes Covid-19 yang dilakukan Habib Rizieq seharusnya dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor, namun tidak terjadi.

Tatat menjelaskan, meskipun pihak RS Ummi mengusahakan kepada pihak Mer-C, pihaknya hingga saat ini belum mendapat informasi terkait hasil swab Habib Rizieq.

"Yang terjadi kami pun sampai saat ini belum mendapat informasi terkait hal itu dan sampai saat ini kami masih mengusahakan kepada pihak Mer-C tapi sampai saat ini belum mendapatkan hasil," katanya.

(Tribun-video.com/Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terkait Penanganan Habib Rizieq, Mahfud MD: Pihak RS UMMI Bogor dan Mer-C akan Dimintai Keterangan

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Reporter: Larasati Putri
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribunnews.com

Video Populer