Kanal

Terungkap Motif Ketua FPI Galang Medan Unggah Foto Megawati Gendong Presiden Joko Widodo

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-VIDEO.COM, MEDAN - Aparat kepolisian menguak kronologi dan motif Ketua FPI Galang, Kabupaten Deliserdang, Welly Putra memposting foto penghinaan terhadap Presiden Jokowi.

Foto bergambar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri gendong Jokowi itu diposting Welly secara spontan.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mejelaskan bahwa awalnya pelaku mendapatkan foto Presiden Jokowi sedang digendong Megawati tersebut dari grup WhatsApp.

Setelah mendapatkan foto tersebut, Welly kemudian memposting foto tersebut di beranda Facebook miliknya atas nama Welly.

"Jadi dia punya grup, dia baca di grup itu dan dia lihat foto itu ada di grup.

Baca: FPI Galang Tak Ditahan" href="https://video.tribunnews.com/view/187154/ditangkap-gara-gara-unggah-foto-megawati-gendong-jokowi-ketua-fpi-galang-tak-ditahan">Ditangkap Gara-gara Unggah Foto Megawati Gendong Jokowi, Ketua FPI Galang Tak Ditahan

Spontan aja di-share di Facebooknya, spontanitas saja," tuturnya saat dikonfirmasi tribunmedan.id, Jumat (27/11/2020).

Ia menegaskan bahwa pelanggaran pidana yang dilakukan pelaku adalah ketika foto tersebut telah dibaca oleh warga net.

"Pokoknya dibuat di Facebooknya dibaca orang kan sudah salah. Begitu dia copy dari grup WA dan dibuatkannya di Facebook sendiri, diunggahnya, dibaca orang itu masalahnya," tuturnya.

Diberitakan Tribun-Medan.com sebelumnya, warga Dusun III Nusa Indah, Kelurahan Sei Karang, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang itu mengunggah gambar bernada penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dalam postingannya, terlihat Megawati menggendong Jokowi seperti layaknya ibu menggendong bayi.

Postingan mendapat respons dari Tim Subdit Cyber Dit Reskrimsus Polda Sumut.

Polisi akhirnya mencokok Ketua FPI Galang, Welly Putra di kediamannya.

Welly Putra telah ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 310 KUHP JO Pasal 316 KUHP atau Pasal 207 KUHP.

Adapun bunyi Pasal 45 ayat 3 UU ITE, yakni:

"Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750.000.000."

Baca: FPI Galang Medan karena Unggah Foto Megawati Gendong Jokowi" href="https://video.tribunnews.com/view/186902/video-detik-detik-penangkapan-ketua-fpi-galang-medan-karena-unggah-foto-megawati-gendong-jokowi">Video Detik-detik Penangkapan Ketua FPI Galang Medan karena Unggah Foto Megawati Gendong Jokowi

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan menyebutkan, pelaku ditangkap karena menghina melalui postingan facebook bergambar Presiden Jokowi digendong Megawati Soekarnoputri.

"Pelaku terbukti memposting foto bergambar Presiden Jokowi digendong Megawati Soekarnoputri melalui akun media sosial Facebook," kata AKBP MP Nainggolan, Kamis (26/11/2020).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui dirinya merupakan Ketua FPI Kecamatan Galang

"Pelaku ditangkap saat berada di kediamannya," sambungnya.

Pengamatan wartawan tribunmedan.id, di akun facebook pelaku foto Presiden Jokowi digendong Megawati Soekarnoputri dijadikan foto profil.

AKBP MP Nainggolan membeberkan dalam penangkapan tersebut turut disita barang bukti 3 unit handphone berbagai merek dan KTP.

Selain itu, penyidik Polda Sumut juga menyita satu borgol dari tangan pelaku.

(vic/tribunmedan.com)


Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Kronologi Ketua FPI Galang Dapat Foto Megawati Gendong Jokowi Hingga Dipenjara, Ini Motifnya

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: Tribun Medan

Video Populer