Kanal

Sempat Bobol Kotak Senjata, Oknum Polres Selayar Ditemukan Tewas Tertembak, Ada Luka di Dada Kiri

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang polisi berpangkat Bripda inisial MI ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di mushala yang sekaligus tempat penyimpanan senjata penjagaan Polres Selayar, Senin (19/20/2020) sekira pukul 17.30 Wita.

Saat ditemukan tak bernyawa, ada luka tembak di bagian dada kiri.

Korban pertama kali ditemukan oleh anggota Paminal Bripda AA yang saat itu mendengar suara tembakan di mushola.

Mendengar itu, Bripda AA langsung mendatangi lokasi.
Tiba di lokasi ia menemukan Bripda MI telah tertembak dengan senjata V2 Sabhara di dada sebelah kiri.

"Kejadian tersebut sampai saat ini sedang didalami dan dilidik, baik motif latar belakangnya sehingga terjadi," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, dikutip dari TribunTimur.com.

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit KH Hayyung. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Jenazah korban sudah dibawa ke kampung halamannya di Gowa, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan.

Polisi belum mau memastikan apakah terjadi kecelakaan saat memegang senjata atau bunuh diri.

Saat ini polisi masih menyelidiki kejadian tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, Kapolres Selayar AKBP Temmangnganro Machmud mengatakan, polisi berinisial MI itu sempat membobol kotak penyimpanan senjata di mushala.

"Di sana ada penyimpanan senjata penjagaan. Selanjutnya korban membobol (kotak penyimpanan) senjata menggunakan linggis kecil," kata Kapolres Selayar AKBP Temmangnganro Machmud saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (20/10/2020).

AKBP Temmangnganro mengungkapkan, Bripda MI sempat mengalami kecelakaan tunggal pada Mei 2019 silam. Usai kecelakaan itu, ia sempat dirawat selama lima bulan di rumah sakit.

Setelah itu, Bripda MI beberapa kali mengeluhkan sakit kepala.

"Awalnya mungkin mau menembak apa, tapi yang terjadi seperti itu," ujarnya. (Tribun-video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bobol Kotak Penyimpanan Senjata di Mushala, Polisi Ini Ditemukan Tewas Tertembak

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Kompas.com

Video Populer