Kanal

Tikam Ibu 79 Kali di Wajah dan 72 Kali di Leher, Perempuan Ini Masih Bisa Tersenyum di Pengadilan

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang anak di Colorado membunuh ibunya sendiri dengan cara menikam wajah dan lehernya di kamar mandi rumah.

Ia menikam wajah ibunya sebanyak 79 kali dan 72 kali di leher sehingga totalnya, sang ibu menderita luka tikaman sebanyak 151 kali.

Saat di persidangan, perempuan tersebut masih bisa tersenyum.

Pelaku pembunuhan itu adalah Isabella asal Coloradi Amerika Serikat.

Ia ditahan pada (28/8/2013) setelah menusuk ibunya bernama Yun Mi Hoy (47).

Isabella disebut sebagai perempuan pembunuh berdarah dingin dan memiliki gangguan kejiwaan sejak kecil.

Dikutip dari Sripoku.com, Minggu (6/9/2020), Isabella dan sang ibu sering bertengkar terutama setelah sang ibu menikah lagi.

Sehari sebelum membunuh sang ibu, Isabella sempat mengirimkan email yang berisi sang ibu akan menebus kesalahan.

Ketika menerima surel itu, ibunya sempat menelepon kepolisian dan meminta datang ke rumahnya.

Polisi pun datang memenuhi permintaan ibunya.

Ayah tiri Isabella bernama Ryan Hoy juga menunjukkan email tersebut kepada pihak kepolisian.

Ryan Hoy memberi tahu pihak berwenang bahwa setelah petugas pergi, Isabella pergi ke kamar tidurnya dan tetap di sana sepanjang malam sementara ibunya kembali bekerja.

Ketika Yun-Mi Hoy tiba di rumah sekitar jam 9:30 malam, Ryan Hoy berkata, dia naik ke atas untuk mandi.

Hoy mengatakan kepada polisi bahwa dia kemudian mendengar suara dentuman dari lantai atas dan istrinya memanggil namanya.

Hoy mengatakan kepada pihak berwenang bahwa ketika dia mencoba membuka pintu kamar mandi, Isabella mendorongnya dengan punggungnya agar tetap tertutup.

Hoy mengatakan dia kemudian turun ke bawah, menelepon 911 dan mengatakan kepada petugas operator bahwa istri dan putrinya ada di dalam kamar mandi dan dia bisa melihat darah mengalir dari bawah pintu kamar mandi.

Hoy juga memberi tahu polisi bahwa ketika dia kembali ke atas, dia melihat Isabella berdiri di ambang pintu kamar mandi sambil memegang pisau.

Hoy kemudian mengamati istrinya terbaring di lantai kamar mandi berlumuran darah dengan tongkat baseball tergeletak di samping tubuhnya.

Ketika polisi tiba di rumah, mereka menemukan tubuh telanjang Yun-Mi Hoy tergeletak di lantai kamar mandi dengan banyak luka robek dan tusukan.

Dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian pada pukul 10.28 malam waktu setempat.

Isabella diringkus dalam waktu 16 jam semenjak ditetapkan sebagai buronan.

Ketika disidang di pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Isabella sempat tersenyum ke arah kamera wartawan yang menyorotnya.

Pengadilan Colorado sendiri memvonis bahwa Isabella tidak bersalah.

Dia dikirim ke Rumah Sakit Pemerintah di Pueblo untuk menjalani perawatan kejiwaan alih-alih dikirim ke penjara.

Menurut keterangan dokter yang merawatnya, dr Richard Pounds, Isabella didignosa mengalami paranoia schizophrenia.

"Dia sering menatap ke ruang hampa, lalu bicara dengan seseorang yang tidak terlihat, dan dia tertawa sendiri," kata dr Richard. (Tribun-Video.com/Sripoku.com)

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Gadis Pembunuh Berdarah Dingin Tikam Ibunya 151 Kali di Wajah & Leher, Masih Tersenyum di Pengadilan

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: arvent
Sumber: Sriwijaya Post

Tak Tahan Lihat Rok Tantenya Tersingkap saat Nonton TV, Remaja 18 Tahun Cabuli dan Remas Dada Korban

Video Populer