Kanal

Kabupaten Tangerang Bersiap Terapkan New Normal dengan Lakukan Pembukaan Tempat Ibadah

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUN-VIDEO.COM, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah bersiap menuju fase baru dalam kehidupan saat ini ditengah pandemi Covid-19 yakni new normal.

New normal di Kabupaten Tangerang rencananya akan dilakukan secara bertahap.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pihaknya sedang melakukan kajian kembali membuka tempat ibadah dalam situasi new normal.

"Kami sedang siap-siap untuk membuka masjid dan sarana ibadah mulai dari kajian di masjid, salat jumat, dan tempat ibadah dulu, yang lain belum," ujar Zaki dalam keterangannya, Jumat (29/5/2020).

Pasalnya, masjid yang beroperasi duluan saat new normal akan menjadi contoh ruang publik lainnya di Kabupaten Tangerang.

Seperti pasar tradisional, mal, sekolah dan tempat umum lainnya yang biasa menjadi tempat berkumpulnya massa.

"Kita akan buat contoh dulu seperti masjid, mal, pasar dan saranan lainnya yang nantinya bisa ditiru dan dijadikan acuan dalam pelaksanaan new normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan," terang Zaki.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Maesyak Rasyid mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah melakukan rapat internal soal langkah-langkah menuju new normal.

Pasalnya, langkah terdepan adalah menentukan protokol salat berjamaah kemudian skema pembukaan mal dan toko serba ada di Kabupaten Tangerang.

"Kita akan membukan sarana ibadah dan akan mengundang MUI, DMI untuk menentukan langkah dan tahapan apa saja yang harus dilalui. Begitupun mal dan Toserba akan kita undang manajemannya untuk membahas pembukaannya," tutur Maesyal.

"Akan tetapi baik tempat ibadah maupun mal harus memenuhi standar protokol kesehatan yang ada," pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pengoperasian Masjid Menjadi Langkah Awal Kabupaten Tangerang Menyambut New Normal

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunJakarta

Seorang Remaja Tewas Dililit Ular Sepanjang 4 Meter, Warga Tak Berani Tolong dan Hanya Menonton

Video Populer