Opini Tokoh

Ruhut Ungkap tentang AHY saat Mengobrol Empat Mata dengan Jokowi: Menangis Hati Saya

Sabtu, 8 Desember 2018 17:41 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - Ruhut Sitompul menceritakan obrolan empat mata dengan Jokowi tentang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di suatu malam di istana negara.

Hal tersebut diungkapkan Ruhut ketika menjadi bintang tamu dalam acara bertajuk "Pangeran, Mingguan - Ruhut - Ferdinand Nge-Gas Soal Media Jelang Pemilu" yang tayang di saluran Youtube Asumsi, Sabtu (7/12/2018) malam.

Dalam sesi diskusi tersebut, hadir juga Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean.

Di perbicangan tersebut, Ruhut Sitompul menyebutbhawa hati Jokowi selembut salju.

"Pak Jokowi siapa yang tidak tahu? Hatinya selembut salju, sutra," dihina diapain semua, dia senyum saja, dia tetap kerja kerja kerja. Kerja keras, cerdas, ikhlas, kita doakan," ungkap Ruhut yang membuat Ferdinand tertawa.

Mendengar hal itu Ferdinand menampik pernyataan Ruhut dan mengatakan bahwa bahwa Jokowi pernah mengatakan ingin menabok orang.

"Kalau hatinya Pak Jokowi selembut sutra, saya bertolak belakang melihatnya. Baru saja kita mendengar Pak Jokowi ingin nabok orang. Itu tidak mungkin pengen nabok orang kalau hatinya selembut sutra," ujar Ferdinand.

"Beliau pasti akan mengatakan 'terima kasih sudah mencaci saya menghina saya, mencaci saya, itu vitamin buat saya', nah itu yang selembut sutra."

"Apa yang dikatakan Bang Ruhut ini saya kira tidak sesuai fakta ini," terang Ferdinand.

Ruhut pun tetap menganggap bahwa hati Jokowi selembut sutra.

"Saya tetap Pak Jokowi selembut salju. 'Pengen menabok', bedakan dengan 'sudah menonjok' atau 'sudah menabok'. Jangan biasakan bandingkan Pak Prabowo dengan Pak Jokowi," tutur Ruhut.

"Iya tapi Pak Jokowi juga menyuruh relawannya berani berantem Bang," komentar Ferdinand.

Ruhut mengatakan bahwa beberapa pernyataan kontroversi yang dilontarkan Jokowi sekadar untuk mengingatkan.

"Statement-statement beliau (Jokowi) itu hanya mengingatkan. Contohnya mengenai sontoloyo, mengenai genderuwo," kata Ruhut.

"Pengen, belum tentu melakukan, beda sama yang sono" imbuhnya.

"Ya, tapi pengen itu kan sudah ada niat, makanya rakyat Indonesia ini harus hati-hati, bu Mega waktu Pidato di Medan sudah menginggatkan untuk tidak memilih peimpin yang ingin menabok" ujar Ferdinand sambil tertawa.

Lantas Pangeran menanyakan kenapa harus Ruhut yang menjadi jubir ketika diundang di acara.

Ruhut lantas mengatakan bahwa dirinya mengucapkan terimakasih ke Jokowi.

Lantas, Ruhut juga mengucapkan terimakasih ke SBY yang sudah memberikan kepercayaan selama 10 tahun.

Ruhut lantas menjelaskan bahwa dirinya kerap diundang di media karena dirinya tidak pernah abu-abu.

"Aku nggak pernah abu-abu, yang ada hanya hitam dan putih," ujar Ruhut.

Sementara itu Ferdinand menanggapi imagenya di depan publik yang kerap dianggap asal-asalan saat menuliskan cuitan.

Ferdinand menyebut bahwa terori komunikasi politik itu beragam, terkadang harus kontorversi untuk tetap di dalam pemberitaan.

"Saya sebagai kader Demokrat menjaga nama Demokrat di media dan diingatan publik, sehingga kami menjaga eksistensi kami di publik," ujar Ferdinand.

Ferdinand lantas menyebut bahwa dirinya di partai Demokrat ibarat pasukan pemukul huru-hara.

Kemudian, Ruhut diminta untuk melihat prospek Partai Demokrat ke depan.

Ruhut mengaku bahwa dirinya memberikan saran kepada SBY dan Ani Yudhoyono bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belum siap untuk DKI Jakarta.

"Saya bilang, AHY belum waktunya sekarang, AHY bisa di 2024, kalau AHY maju PIlgub DKI, pasti dua putaran, dan memang betul omongan saya," ujar Ruhut.

Setelah itu, Ruhut menceritakan kisahnya dengan Jokowi.

Ruhut membongkar pecakapannya empat mata dengan Jokowi membahas soal AHY.

"Saya sangat sedih, menangis hati saya, ingat betul waktu itu, malam-malam saya ngobrol empat mata dengan Pak Jokowi di Istana, saya bilang saya nitip adik saya ya Pak, adik saya AHY," ujar Ruhut.

Setelah itu Ruhut mengatakan bahwa Jokowi memberikan respons positif tentang AHY.

"Beliau sangat welcome tentang AHY,tapi AHY malah mengundurkan diri dari militernya dan nyaolon Pilgub DKI jakata kemarin, padahal saya bilang ke Pak SBY bahwa nanti kita tidak binggung cari capres 2024 karena ada AHY, " ujar Ruhut.

Ruhut menilai AHY bisa dipersiapkan sebagai capres 2024. (TribunJateng.com/Woro Seto)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Ruhut Bongkar Obrolan Empat Mata dengan Jokowi Tentang AHY: Sedih Saya Ingin Menangis

ARTIKEL POPULER:

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Begini Jawaban dan Saran Cak Nun

Baru Sebulan Menikah, Wanita di Palembang Dianiaya Sang Suami saat Telepon Ibunya

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Teta Dian Wijayanto
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved