Mancanegara

Dua Pesawat Militer AS Tabrakan di Udara dan Jatuh di Jepang, 1 Pilot Pesawat Tempur Ditemukan Tewas

Jumat, 7 Desember 2018 15:06 WIB
BBC Indonesia

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua pesawat Korps Marinir Amerika Serikat (AS) bertabrakan di Jepang, insiden itu dikabarkan melalui twitter U.S. Marines terjadi pada Kamis (6/12/2018) dini hari sekira pukul 02.00 waktu setempat atau pada 00:00 WIB.

Dilansir Tribun Video dari Kompas.com, pesawat tempur Amerika Serikat F/A-18 dan pesawat pengisian bahan bakar KC-130 tersebut bertabrakan di udara dan jatuh di lepas pantai barat daya Jepang, sekira 320 km dari lepas pantai.

Dua pesawat AS itu lepas landas dari Pangkalan Udara Marinir Iwakuni dan sedang melakukan pelatihan rutin ketika kecelakaan terjadi.

Otoritas pemerintahan Jepang menyatakan, dua awak pesawat telah ditemukan, sementara lima lainnya masih dinyatakan hilang.

Melansir dari BBC, media AS mengungkapkan informasi awal menyebutkan bahwa kedua pesawat itu bertabrakan pada saat pengisian bahan bakar di udara.

Seperti yang diketahui, KC-130 tanker jarak jauh yang dikembangkan dari C-130 difungsikan sebagai pengisian bahan bakar di tengah penerbangan.

Sementara F/A-18 Hornet buatan McDonnell Douglas adalah pesawat tempur penyerang yang memiliki kemampuan membawa berbagai rudal dan bom.

Lebih dari 50 ribu tentara AS saat ini ditempatkan di Jepang, dan lebih dari 18 ribu di antaranya adalah marinir.

Dalam insiden ini, Marinir mengucapkan terima kasih kepada pihak Jepang lantaran telah membantu dalam proses pencarian dan penyelamatan.

"Kami berterima kasih atas upaya Pasukan Bela Diri Jepang yang segera bertindak dalam operasi pencarian dan penyelamatan," ujar Marinir AS.

Informasi terkini yang didapatkan, dua awak pesawat telah ditemukan.
Sementara lima lainnya masih dinyatakan hilang.

Dilansir dari VOA, dua korban yang ditemukan yakni pilot pesawat tempur F/A-18.

Satu pilot tersebut tewas dalam insiden ini, smentara satu lainnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Berdasarkan laporan Rupert Wingfield-Hayes seorang wartawan BBC di Tokyo mengatakan kondisi cuaca saat itu menurutnya sepanjang malam awan dan hujan deras meluas di seantero Jepang.

Dirinya juga mengatakan bahwa pengisian bahan bakar di udara adalah operasi penerbangan yang sulit dan berpotensi bahaya, terutama dilakukan di malam hari.

Hingga saat ini pencarian korban masih dilakukan.

Simak video di atas! (Tribun-Video.com/ Yulita Futty Hapsari)

Artikel ini telah tayang di BBC berjudul Tabrakan dua pesawat militer AS di udara, enam marinir masih hilang

ARTIKEL POPULER:

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Antarkan Pesanan Sabu ke Hotel, DW Ditangkap BNNK Batang

Pria Tepergok Akan Bobol Rumah, saat Diinterograsi Polisi Tersenyum dan Menyeringai ke Pemilik Rumah

Deddy Corbuzier: Jika Anda Membenci Sesuatu, Proteslah Kinerjanya Bukan Orangnya

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Yulita Futty Hapsari
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: BBC Indonesia
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved