Insiden Surabaya Membara

Meski Ada Insiden 'Surabaya Membara', Parade Surabaya Juang Tetap Berjalan

Sabtu, 10 November 2018 18:57 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Banyaknya pertanyaan tentang Acara Parade Surabaya Juang selang terjadinya insiden 'Surabaya Membara' buat Walikota Surabaya Tri Rismaharini buka suara.

Ia memastikan bahwa acara tersebut tetap digelar 11 November 2018 mendatang.

Dilansir dari Kompas.com, adanya insiden tersebut tidak membuat batalnya agenda yang sudah menjadi acara tahunan tersebut.

"Kalau kita yang menggelar selalu melibatkan tidak hanya pihak kepolisan dan Satpol PP. Tetapi guru-guru dilibatkan," ungkap Risma, Sabtu (10/11/2018).

Risma menilai, peringatan Hari Pahlawan 10 November ini sangat diperlukan sebagai upaya membangkitkan semangat anak-anak dan pemuda di Kota Pahlawan.

Risma juga menegaskan bahwa semua konsep dan rangkaian acara Parade Surabaya Juang ini tidak akan ada perubahan.

Dikutip TribunWow dari Kompas.com Parade Surabaya Juang 2018 ini akan digelar 11 November 2018 mendatang di Tugu Pahlawan sampai dengan Taman Bungkul.

Parade ini, adalah agenda tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang telah memasuki tahun kesepuluh atau satu dekade.

Menurut penuturan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Antik Sugiharti Selasa (6/11/2018), dalam pagelaran ini ada banyak pahlawan yang akan ditampilkan.

"Jadi bukan hanya pahlawan di Surabaya yang akan ditampilkan dalam parade itu. Tapi juga pahlawan dari berbagai daerah di Indonesia. Nanti juga akan ada pembawa foto-foto pahlawan dari berbagai daerah," terangnya.

Parade Surabaya Juang pada tahun ini, dikatakan Antik akan lebih meriah dan dapat dipastikan berbeda dari tahun tahun sebelumnya.

Baca: Walikota Surabaya Tri Rismaharini Resmikan Museum WR Supratman di Hari Pahlawan

Menurut penjelasan dari Antik, parade Surabaya Juang ini akan dimulai dari Jalan Pahlawan sekitaran Tugu Pahlawan, dan finish di Taman Bungkul.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang dimulai dari Gedung Pemprov, Start parade di Viaduk dengan dasar akan adanya pertunjukan yang menampilkan perang Viaduk.

Dalam Parade ini, nantinya akan dibuka dengan tokoh pahlawan M. Yasin yang akan memberikan bendera Merah Putih pada Walikota Surabaya Tri Rismaharini, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Risma kepda tim paskibraka.

Dikatakan pula oleh Antik, ada delapan spot yang bisa dinikmati oleh warga Surabaya dan dalam setiap titik itu menampilkan pertunjukan yang berbeda-beda. Ada penampilan teatrikal, musik dan pembacaan puisi.

Setelah berjalan dari Tugu Pahlawan, selanjutnya di Siola akan ada teatrikal dan paduan suara kemudian disambung di Hotel Majapahit dengan pengibaran bendera merah putih oleh Tri Risma.

Berlanjut ke Gedung Grahadi, akan ada pembacaan pidato oleh Gubernur Suryo, lalu akan ada Bambu Runcing dalam teatrikal dan musik.

Dalam Parade Surabaya Juang tahun ini, akan diikuti oleh lebih dari 10 ribu peserta baik dari jajaran Pemkot Surabaya hingga jajaran kecamatan dan peserta dari luar daerah.

Tercatat ada 350 tim teatrikal, 10 kendaraan militer Anoa, 700 Jeep dari berbagai daerah dan juga 20 sepeda motor kuno.

Sebelumnya, banyak pertanyaan yang dilontarkan kepada Pemkot Surabaya terkait acara Parade Surabaya Juang, pasalnya Agenda tahunan tersebut diwarnai insiden 'Surabaya Membara' .

Pertunjukan 'Surabaya Membara' yang digelar Jumat malam (9/11/2018) ini menyisakan kisah pilu saat tiga penonton meninggal karena terseret oleh kereta api yang melintas di Vianduk.

Padahal, acara Parade Surabaya Juang sendiri, melalui kawasan yang kini menjadi tempat kejadian perkara (TKP) Insiden 'Surabaya Membara'.

(TribunWow.com/Nila Irda)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Meski Insiden Surabaya Membara Terjadi, Tri Risma Pastikan Acara Parade Surabaya Juang Tetap Digelar

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Teta Dian Wijayanto
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved