Diduga Keracunan Asap Mesin Genset, Sembilan Siswi SMPN 1 Gambut Dilarikan ke Rumah Sakit

Sabtu, 10 November 2018 16:59 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 9 siswi SMPN 1 Gambut dan satu pendamping dilarikan ke IGD RS Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar karena diduga keracunan gas, Sabtu (10/11) pagi tadi.

Mereka merupakan peserta Perkemahan Besar Pramuka Penggalang Kwartir Cabang Kabupaten Banjar 2018 yang berlangsung di Lembaga Pendidikan Pramuka (Lemdika) Sungaiulin Banjarbaru dari 9 November sampai 11 November mendatang.

Mereka adalah Eva Maka Suci, Heney, Nur Syifa Ramadani, Nur Rivdah Putri Ananda, Nur Adela Putri, Alya Syifa, Shinta Ammelia Hapsari, Aniuridha, Arbainah, Nur Alfalah Amanda Putri.

Kini kondisi mereka berangsur membaik dan sudah sadarkan diri, panitia, pendamping, kepala SMPN 1 Gambut serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Abdul Ghani Fauzi turut memeriksa kondisi para korban.

Panitia kegiatan, Gapuri didampingi Ketua Panitia Isnu Wahyono mengatakan, kejadian sekitar pukul 05.30 wita, saat dinihari terjadi hujan kemudian peserta memasukan genset ke dalam tenda yang berisi para korban. Kegiatan diikuti dari semua pramuka penggalang di Kabupaten Banjar sebanyak 892 peserta dari 48 sekolah.

"Semua satu tenda, saat hujan dinihari mereka memasukan genset ke dalam tenda, sehingga diduga keracunan gas," kata Gapuri.

Begitu mengetahui kondisi peserta ada yang mulutnya keluar buih dan muntah-muntah, panitia langsung mengevakuasi ke IG RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar. Mereka langsung mendapatkan pelayanan medis, dengan mendapatkan infus.

Kepala SMPN 1 Gambut, H Samederi menyayangkan kejadian tersebut. Dirinya menerima laporan pada malam hari pendamping tidak diperbolehkan oleh panitia dan bukan disuruh pulang dan mendapat laporan begitu hujan kemudian memasukan genset ke dalam tenda, sehingga diduga keracunan gas.

"Kejadian ini menjadi pelajaran kedepan bagi pihak sekolah, pendamping agar benar-benar mendampingi serta akan melihat kesiapan panitia penyelenggara kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini," katanya.(Banjarmasinpost.co.id /Hasby)

Editor: Novri Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved