Terkini Daerah

Banjir dan Longsor Terjang Tasikmalaya, 5 Warga Tewas, 1 Anak Masih dalam Pencarian

Kamis, 8 November 2018 10:43 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian bocah yang dinyatakan hanyut terseret banjir yang melanda wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya.

Dilansir dari Tribun Jabar, memasuki hari ketiga, korban atas nama Fajar Fian (10), warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Cikalong, masih belum ditemukan.

"Sejauh ini dari pihak Basarnas untuk evakuasi korban yang terdata ada enam orang yang dilaporkan hanyut, lima di antaranya sudah terevakuasi (dalam keadaan) meninggal, sedangkan 1 orang atas nama Fajar Fian (10) masih dalam pencarian," kata Koordinator Pos SAR Tasikmalaya Erwin Sarifudin, di Cipatujah, Kamis (8/11/2018) pagi.

Titik pencarian dilakukan petugas di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cikalong.

"Pencarian dilakukan dengan penyusuran pinggir sungai, arusnya deras dan karena tidak jauh dari muara kemungkinan banyak lubang-lubang di bawah air. Sejauh ini belum ditemukan ada tanda-tanda keberadaan korban," katanya.

Baca: Viral Video Banjir Robohkan Jembatan di Cipatujah, Tasikmalaya

Diberitakan sebelumnya, lima warga ditemukan meninggal dunia terseret arus banjir.

Selain korban jiwa, banjir bandang dan longsor juga mengakibatkan sejumlah rumah terendam dan rusak.

Sebanyak 173 rumah yang dihuni sekitar 498 kepala keluarga di tiga kecamatan dilaporkan terendam.

Banjir juga mengakibatkan sebuah jembatan di jalur nasional terputus.

Jembatan Pesanggrahan yang berada di Kecamatan Cipatujuh tersebut putus karena derasanya terjangan arus banjir.

Akibat putusnya jembatan, 5 desa yakni Desa Ciandum, Ciheras, Pameutingan, Sukahurip, Cipanas terisolir.

Baca: Bocah 8 Tahun Jadi Satu di antara Lima Korban Tewas Akibat Terjangan Banjir Bandang di Tasikmalaya

Terkait hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan sudah mengirimkan bantuan.

"Ada jembatan bailey, dari baja, untuk sementara, dua sampai tiga hari selesai," ujarnya ketika ditemui di Gedung Sate, Selasa (6/11/2018).

Pembangunan jembatan bailey bersifat sementara sembari menunggu perbaikan secara permanen oleh pemerintah pusat.

Pasalnya, jembatan yang terputus berstatus jalan nasional.

Balai Jalan Nasional merupakan pihak yang berwenang memperbaiki jembatan secara permanen.

Simak video di atas.(Tribun-Video.com/Alfin Wahyu Yulianto)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul "Hari Ketiga Pascabanjir Bandang, Petugas Masih Cari Anak 10 Tahun yang Hanyut".

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved