Terkini Daerah

Wali Kota Bogor Nyamar Pesan Wanita, Dua Pelaku Prostitusi Digerebek, Ngaku Sehari Layani 5 Pria

Jumat, 19 Oktober 2018 14:17 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM - Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan investigasi dengan menyamar sebagai pemesan perempuan lewat aplikasi online.

Mendapat respons dari wanita yang dipesan, tim Bima Arya kemudian langsung menuju ke salah satu kamar di lantai 18 Apartemen Bogor Valley, sekitar pukul 17.45 WIB pada Rabu (17/10/2018).

Ketika membuka pintu, Bima Arya dan tim mendapati dua wanita yang sedang tak mengenakan baju dengan seorang pria, namun pria tersebut berhasil kabur.

Dilansir Tribun Video dari Tribunnews Bogor, satu dari dua wanita yang diduga terlibat dalam prostitusi online tersebut mengaku masih berstatus sebagai pelajar.

Hal itu terkuak saat Bima Arya menemukan bukti bahwa wanita tersebut menawarkan diri menggunakan aplikasi online.

Kemudian wanita itu mengelak bahwa perbuatan itu bukanlah dirinya yang melakukan.

"Iih itu mah teman aku, aku enggak tau, ini juga mau pulang kok, besok sekolah," katanya.

Namun Bima Arya meminta agar dua wanita itu diperiksa di Polsek Tanah Sareal Kota Bogor.

"Enggak jangan pulang dulu didata dan dibawa dulu ke polsek,"katanya.

Baca: Setahun Pemerintahan Anies Baswedan, Djarot Saiful Hidayat: Selamat Bekerja, Jangan Lama-lama Jomblo

Kedua wanita tersebut juga mengaku malayani lima pria dalam sehari.

Dari pengakuan wanita tersebut, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Pada Satpol PP Kota Bogor Asep Setia Permana mengatakan para pelaku mendapat pelanggan dari perantara ataupun mucikari.

"Iya lokasinya beda-beda, perantara ini yang nentuin, jadi udah deal langsung perempuannya di kirim ke lokasi, dalam sehari dari pengakuanya itu tergantung bisa tiga sampai lima," ucap Asep.

Sementara itu Kasat Pol PP Kota Bogor Heri Karnadi menuturkan bahwa sang perantara ataupun mucikari bergerak di belakang layar.

Saat pelanggan menghubungi perantara, perantara itu mengirimkan foto-foto wanita dan list harga mereka, setelah sepakat, penentuan lokasi juga ditentukan oleh mucikari.

Heri mengatakan bahwa prostitusi ini adalah prostitusi jaringan atau prostitusi online, pihak kepolisian akan mengusut siapa mucikarinya.

"Nah iya makanya, ini prostitusi jaringan prostitusi online jadi psk-nya bukan didapat kita seperti kemarin bawa di Dinsos Panti Rehab selesai. Bukan itu, jadi yang kita incar, kita kembangkan adalah mucikarinya," jelas Heri.

Simak videonya di atas!(Tribun-Video.com/Yulita Futty Hapsari)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Pengakuan Wanita Prostitusi Online yang Digerebek Bima Arya, Sehari Layani 5 Pria

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Yulita Futty Hapsari
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribunnews Bogor
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved