Kabar Tokoh

Terus Beri Informasi meski Sakit, Sutopo: Mabuk, Dapat 1.189 WA dan 113 Missed Calls dari Wartawan

Jumat, 12 Oktober 2018 20:11 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho sempat bercerita mengenai kesibukannya melayani pertanyaan wartawan.

Dilansir Tribun Video dari Tribun Jabar, sejak Rabu (10/18/2018), pertanyaan datang bertubi-tubi mengenai kondisi gempa di Situbondo dan hoaks tentang meletusnya Gunung Salak.

Sutopo mengaku terbangun dari tidurnya karena ada yang menanyakan kabar terkait erupsi Gunung Salak yang bisa mengganggu jalur penerbangan.

"Jam 21.00 saya bangun, bingung, semua menanyakan tentang gunung Salak yang meletus itu loh. Wah itu kalau meletus berat. Saya cari kemudian saya riliskan," kata Sutopo sambil terengah-engah di Graha BNPB Jakarta Timur pada Kamis (11/10/2018) saat akan melakukan konferensi pers.

Selain itu juga banyak telepon yang masuk, menanyakan gempa di Situbondo.

Baca: Muncul Video Hoax Gempa 5,2 SR di Palu, Jalanan Retak dan Bangunan Runtuh, Sutopo Beri Imbauan

"Mabuk saya. Sampai akhirnya di handphone saya itu 1.189 WA belum sempat saya baca. Missed calls ada 113," kata Sutopo.

Kemudian Sutopo langsung mengumpulkan informasi dari berbagai sumber dan merilis pukul 04.00 WIB.

Ia juga harus melayani media TV maupun wartawan yang ingin wawancara via telepon dengannya terkait gempa Situbondo.

Kemudian ia menjelaskan gempa Situbondo dalam konferensi pers di Graha BNPB.

Sutopo mengatakan bahwa ada tiga orang korban meninggal dunia yang terjadi saat gempa Situbondo di laut Situbondo dengan kedalaman 12 km.

Akibat gempa tersebut juga terdapat delapan orang terluka di Kecamatan Gayam, Sumenep.

Gempa tersebut juga dirasakan di 22 kabupaten/kota di Jawa Timur, tiga kabupaten/kota di Bali, dan dua kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat.

Baca: Semangat Sutopo Menyampaikan Informasi Bencana di kala Melawan Kanker Stadium 4 Disoroti Media Asing

Setelah menggelar konferensi pers, Sutopo lalu pamit untuk kemoterapi kanker paru-paru stadium 4B yang dideritanya.

Ia pun meminta maaf karena tidak bisa melayani konferensi pers seperti biasanya pada Jumat (11/10/2018).

Namun, ia tetap akan meng-update informasi terkait penanganan bencana dengan rilis lewat pesan WhatsApp.

Ia mengatakan, kemoterapi yang dijalaninya membuatnya mual, muntah, pusing, dan rambutnya rontok.

"Biasanya kalau kemo, tiga hari setelah kemo mabuk udah. Mual, muntah, pusing, rambut tambah rontok," kata Sutopo.

Simak videonya di atas!(Tribun-Video.com/Yulita Futty Hapsari)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul "Sutopo Purwo Nugroho Mengaku Mabuk dengan Pertanyaan Jurnalis, 1.182 WA dan 113 Miscall Tak Terbalas".

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Reporter: Yulita Futty Hapsari
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

Video TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help