Kisah Polisi Kehutanan Selamatkan Keluarga saat Terjadi Gempa di Palu

Jumat, 12 Oktober 2018 16:10 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Eksan kini sudah aktif dan kembali riang. Dia senang di Banjarbaru, tinggal bersama kakek dan nenek di Jalan Kartika nomor 15 RT 38, Loktabat Utara. Bocah ini selamat saat likuifaksi tanah yang terjadi di Perumahan Petobo, Kota Palu saat gempa berkekuatan 7,4 skala rihcter yang menguncang Sulteng.

Saat diselamatkan Eksan bahkan kondisi tubuh telanjang, tanpa sehelai benang karena sesaat sebelum kejadian dia mau mandi saat itu.

"Berjam-jam anak ga pakai baju sama sekali pasca kejadian. Bahkan setelahnya dua hari tak bicara karena trauma, " ucap Ibunda Eksan, Ratna yuwita.

Bersama Siti ruspiah, Eksan dan Ratna tinggal di Btn Petobo Permai blok B2 nomor 3, Kelurahan Petobo , Kecamatan Palu Selatan , Palu, Sulteng. Saat musibah terjadi mereka lari ke persawahan amankan diri, jaraknya sekitar 500 meter dari rumah mereka yang kini sudah lenyap ditelan bumi.

Ayah Eksan, Debi imam Saputra kebetulan tak di rumah karena ada tugas pekerjaan. Suami Ratna ini seorang Polisi kehutanan Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulawesi Tengah.

Saat gempa terjadi Demi dalam perjalanan pulang, berapa terkejutnya dalam perjalanan itu dia mengetahui musibah terjadi. Apalagi likuifaksi tanah terjadi di pemukiman tempat anak istri dan mertua tinggal.

" Saya bersyukur keluarga selamat. Setelah pencarian yang begitu berat. Pencarian awalnya naik motor sesaat setelah kejadian. Dari pukul 18.00 sampai pukul 21.00 saya baru menemukan mereka di persawahan. Saya terobos lumpur sejauh 20-30 meter dengan kedalaman lumpur sepinggang. Itu sambil nangis dan teriak-teriak manggil nama anak," kata Debi yang merupakan alumni SD Loktabat 1 Banjarbaru dan SMP 5 Banjarbaru ini.

Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas Samarinda, debi juga pernah kuliah di Fakultas kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Ya, Debi orang Banjarbaru yang sudah 13 tahun merantau tugas Palu.

Keluarga selamat, kemudian untuk memulihkan trauma serta bangkit bersama kehidupan yang baru dia pilih pulang ke Banjarbaru. Bawa anak, istri dan mertuanya itu. Kini tinggal di rumah orangtua Debi.(banjarmasinpost.co.id / Nia Kurniawan)

Editor: Novri Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post
Tags
   #Banjarbaru   #Polisi Kehutanan   #gempa
KOMENTAR

Video TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help