Terkini Nasional

Menristekdikti: Jangan Sampai Ada Praktik LGBT di Kampus

Jumat, 12 Oktober 2018 12:37 WIB
Tribun Jabar

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUN-VIDEO.COM - Menjadi bagian dari kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transeksual (LGBT) adalah hak setiap orang.

Hal itu disampaikan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Republik Indonesia Mohamad Nasir, di Kampus Almasoem, Jalan Raya Bandung - Garut, Kabupaten Sumedang, Kamis (11/10/2018).

"Kalau ada mahasiswa yang melakukan aktivitas itu silakan, tidak bisa dilarang," kata Mohamad Nasir.

Namun, kata Mohamad Nasir, perilaku seksual LGBT tidak dapat dilakukan di dalam kampus.

"Aktivitas di lingkungan pendidikan tinggi, seharusnya tidak disusupi oleh kegiatan LGBT, karena sama saja dengan melakukan tindakan asusila," katanya.

Baca: Ajari Anak Sex Education Bisa Cegah LGBT

Mohamad Nasir mengatakan, kampus sebagai tempat pendidikan, harus menjadi tempat untuk menjunjung tinggi nilai dan norma, agar segala bentuk penyimpangan tidak dilakukan oleh mereka yang tidak bertanggung jawab.

"Jangan sampai ada praktik, apalagi persetubuhan kelompok LGBT di lingkungan kampus, aspek susila mesti dijaga," kata Nasir.

Beberapa tahun lalu di Universitas Indonesia, ramai soal keberadaan Support Group and Resource Center on Sexuality Studies (SGRC), yang menawarkan dan memfasilitasi kegiatan konseling bagi kelompok LGBT.

Setelah dihubungi oleh Kemenristekdikti, pihak rektorat Universitas Indonesia mengemukakan bahwa kegiatan SGRC di kampus tersebut adalah ilegal atau tidak memiliki izin.(Tribunjabar.id / Hakim Baihaqi)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul "Menristekdikti Sebut Kegiatan LGBT di Dalam Kampus Tidak Sesuai Nilai Budaya Indonesia".

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Teta Dian Wijayanto
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved