Gempa Bumi

Bayi Terseret Tsunami hingga Dikira Telah Meninggal, Ibu Menangis saat Dipertemukan 5 Hari Kemudian

Jumat, 12 Oktober 2018 11:22 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Orangtua Putra Mandala Sakti tak mengira bayinya yang masih berusia dua bulan selamat dari terjangan tsunami.

Putra terseret tsunami yang melanda wilayah rumahnya di Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Mereka baru bertemu dengan sang buah hati lima hari setelah tsunami menerjang.

Hal tersebut diketahui saat Relawan Garbi melakukan distribusi logistik di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, pada Senin (8/10/2018).

Selama lima hari sebelum dipertemukan, Putra dirawat di RS Bhayangkara Palu.

Putra tak mendapatkan ASI eksklusif dari sang ibu karena mereka terpisah.

"Jadi Putra ini selama lima hari tak dapat ASI, dia cuma minum susu formula," ujar E.Z. Muttaqien Yunus, koordinator media GARBI kepada Tribun-Video.com.

Diberitakan sebelumnya, ibu Putra tak mengira bayinya selamat dari tsunami yang menerjang Kota Palu pada Jumat (28/9/2018) lalu.

Orangtua Putra menceritakan kisah pertemuannya dengan sang anak kepada Relawan Garbi.

Baca: Bayi 2 Bulan Ditemukan di Atas Pohon usai Tsunami Palu, Kami Kira Dia Sudah Meninggal Pak

Disebutkan sepuluh anggota keluarga Putra terpisah karena terseret arus tsunami, termasuk bayi berusia dua bulan tersebut.

Putra kemudian ditemukan warga di atas pohon pada keesokan harinya pascatsunami.

Kondisi Putra berlumur lumpur usai terseret tsunami sejauh 600 meter dari rumahnya.

Karena tak diketahui identitasnya, Putra lantas dibawa warga ke posko pengungsian.

Putra dan keluarganya baru bertemu lima hari setelah tsunami menerjang.

"Mereka (orangtua Putra) mendapat kabar ada bayi laki-laki ditemukan, pas dicek ternyata itu Putra," ujar E.Z. Muttaqien Yunus, koordinator media GARBI kepada Tribun-Video.com.

Ibu putra menangis haru ketika tahu bayinya selamat usai terseret tsunami.

“Kami kira dia sudah meninggal pak," ujar Muttaqien menirukan cerita ibu Putra.

Relawan Garbi memberi bantuan dan perhatian khusus kepada Putra.

"Kami bertemu Putra dan keluarganya dua kali, yang pertama kami bertemu, mendengarkan kisah mereka, serta memberi bantuan, namun saat datang lagi lain hari mereka sudah pulang," ungkap Muttaqien.

Hingga kini relawan Garbi masih berada di Palu dan Donggala untuk membantu para korban serta membagikan bantuan dari para donatur.

Simak video di atas.(Tribun-Video.com/Alfin Wahyu Yulianto)

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: Tribun Video
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved