Terkini Daerah

Haul Pangeran Benowo, Warga Berebut Nasi Bungkus yang Telah Didoakan

Kamis, 11 Oktober 2018 23:45 WIB
Tribun Jateng

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUN-VIDEO.COM, KENDAL - Puluhan ribu nasi bungkus yang telah didoakan dibagikan kepada para ribuan warga pada haul Pangeran Benowo di Masjid Sunan Abinowo, Desa Pekuncen, Pegandon, Kamis (11/10) siang.

Ribuan warga yang dari berbagai daerah sekitar Kendal itu rela berdesak-desakan demi mendapatkan nasi bungkus yang dapat dipercaya dapat meningkatkan hasil pertanian jika ditebar di tanah yang akan ditanami.

Bahkan nasi bungkus yang telah didoakan itu dipercaya dapat menyembuhkan penyakit jika dikonsumsi oleh mereka yang tengah mengidap penyakit.

Sobari, Warga Singorojo Kendal menjelaskan dirinya selalu mengikuti acara tahunan yang digelar guna merayakan haul Pangeran Benowo. Menurutnya para warga yang datang pada acara tersebut agar medapatkan berkah dari acara itu.

"Nasinya sebagian di konsumsi dan sebagiannya nanti di jemur kemudian disebar (di rumah dan sawah) agar mendapatkan berkah dan diberikan rejeki," ujarnya.

Selain berebut nasi bungkus, para warga juga turut mengantri untuk mendapatkan air yang diperoleh dari gentong di masjid itu. Air dari gentong itu dipercaya dapat memberikan berkah dan kesehatan bagi yang menenggak air tersebut.

Baca: Siswa JIS Korban Pelecehan Seksual Syok dan Jalani Terapi di Luar Negeri, Orangtua Gugat Rp1,8 T

Sumber air tersebut diperoleh dari sumur di masjid yang kemudian disimpan dalam gentong yang diberi nama Gentong Nyaikong. Sumur tersebut dipercaya tidak pernah kering maupun berubah warna jika musim kemarau tiba. Padahal wilayah disekitar sudah banyak sumber air yang sudah berkurang kuantitas airnya.

"Anak saya mau menghadapi ujian bahasa jepang, harapannya selain berusaha belajar, air ini dapat membantu anak saya memngerjakan soal," ujar Sadanah, warga yang rela mengantri mendapatkan air gentong itu.

Rochmat, panitia haul pangeran Benowo menjelaskan, dalam acara itu sebanyak 15ribu nasi bungkus dibagikan kepada para warga yang hadir dalam acara haul tersebut. Nasi tersebut merupakan sumbangan dari para warga desa Pekuncen untuk memeriahkan acara tersebut.

"Nasinya dibagikan setelah acara tausiyah dan acara berdoa. Setelah acara berdoa selesai maka para warga akan berkumpul di depan tempat pembagian nasi. Isinya macam -macam, ada nasi ikan ada juga nasi tempe, terserah warga desa yang memberikan nasi itu untuk dibagikan," jelasnya

Ia mengatakan setiap tahunnya memang para warga disekitar kendal selalu hadir pada acara haul Pangeran benowo. Haul Pangeran benowo sendiri dirayakan pada malam jumat kliwon pertama bulan Sura tahun jawa.

"Para warga yang datang percaya melalui nasi bungkus ini mereka akan mendapatkan berkah dari Tuhan," jelasnya. (*)

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Tags
   #nasi bungkus   #Kendal   #Pertanian   #penyakit
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help