Gempa Bumi

Dua Minggu Pascagempa Palu, Bandara Mutiara Mulai Tunjukkan Aktivitas

Kamis, 11 Oktober 2018 20:59 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUN-VIDEO.COM, SULAWESI TENGAH - Aktivitas Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie di Palu, Sulawesi Tengah, mulai berdetak dua minggu pascagempa dan tsunami mengguncang pada 28 September 2018.

Terlihat terminal keberangkatan dan terminal kedatangan bandara sudah mulai diperbaiki.

Landasan pacu yang dulu retak sepanjang 200 Meter kini juga sedang diperbaiki.

Namun dahsyatnya gempa memang tidak bisa disembunyikan -- retakan tembok dan jebolnya atap plafon masih ditemui diberbagai sudut bandara.

Imbas dari kerusakan itu, debu-debu terus berhamburan dari atap dan membuat lantai lusuh.

Baca: Live di ATC Tower pada Hari Gempa Guncang Palu, Pilot Vincent: Enggak Nyangka Itu Kunjungan Terakhir

Kondisi ini membuat petugas kebersihan bandara harus terus menyapu dan mengepel lantai bandara.

Beberapa pesawat komersial telah terparkir, tidak ketinggalan dua pesawat hercules milik TNI AU terlihat sedang bongkar muat logistik.

Menuju pintu keluar, papan-papan informasi turis sepi promosi.

Tak terlihat plakat foto-foto wisata Kota Palu dan sekitarnya seperti yang terdapat di bandara-bandara seperti biasanya.

Gerai informasi untuk pelancong tak dijaga petugas, bahkan cenderung kosong, ditinggal pemiliknya.

Sementara disisi luar, tampak kerusakan terlihat masih parah.

Lantai-lantai rusak hingga keramiknya copot.

Baca: Gempa 7.7 SR Guncang Donggala Sulteng hingga Timbulkan Tsunami, Bandara Palu Ditutup

Sementara disekitar bandara, terdapat bertumpuk-tumpuk bantuan untuk pengungsi gempa Palu yang masuk melalui jalur udara.

Salah satu pengirim bantuan ialah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

"Untuk saat ini kondisi Palu dan sekitaranya relatif jauh lebih baik, walaupun gempa masih terus terjadi," ujar Salman Anshori, Komandan Satgas Pemrov DKI.

Sementara kondisi listrik di sekitar posko milik BPBD DKI Jakarta, masih mengandalkan genset. (*)

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Reporter: Yanuar Nurcholis Majid
Videografer: Yanuar Nurcholis Majid
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved