Gempa Bumi

Alasan Ayu Dwi Mufidah, Dokter Muda yang Pilih Jadi Relawan Medis untuk Korban Bencana Sigi

Kamis, 11 Oktober 2018 20:44 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUN-VIDEO.COM, SIGI - Bencana yang mengguncang wilayah Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah menggugah hati banyak orang untuk terlibat langsung memberikan bantuan kepada para korban.

Contohnya tim relawan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), yang sigap membantu memberikan bantuan, baik untuk evakuasi korban, logistik maupun tenaga medis ke lokasi bencana.

Mereka pun membuka beberapa posko di beberapa titik bencana, termasuk di wilayah yang masih terisolasi dan belum banyak mendapatkan bantuan.

Hal itulah yang membuat Ayu Dwi Mufidah (24) merasa terpanggil untuk bergabung menjadi dokter relawan ACT.

Untuk lokasi bencana di Sulawesi Tengah, Ayu mendapat penugasan sebagai dokter relawan di Kabupaten Sigi.

Baca: ACT Dirikan Dapur Umum dan Datangkan Tenaga Medis di Desa Salua Sigi yang Masih Terisolasi

Hari ini Ayu melayani keluhan para warga yang ingin berobat saat ACT membuka bantuan medis di Desa Salua, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi.

Penugasan di tempat terisolasi dan tanpa aliran listrik serta komunikasi sama sekali tak menyurutkan semangat Ayu untuk terus mengabdikan dirinya untuk membantu sesama.

Ia begitu sabar mendengarkan setiap keluhan warga untuk kemudian memberikan rekomendasi dan obat agar mereka dapat pulih dan terhindar dari penyakit.

Ayu bercerita, mulai menjadi dokter relawan di ACT berawal dari gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kala itu ia ditempatkan untuk menjadi dokter relawan di Kecamatan Tanjung.

"Karena saya merasa terpanggil aja untuk membantu sesama melalui ilmu yang saya tahu selama ini," kata Ayu saat berbincang dengan TribunJakarta.com di Desa Salua, Rabu (10/10/2018).

Baca: Akibat Gempa 7,4 SR, Bukit di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah Terbelah Jadi Dua

Ayu baru saja lulus dari Universitas Negeri Jember pada Juni 2018 lalu.

Karenanya, saat ini Gadis asal Gresik, Jawa Timur itu memilih memanfaatkan ilmu yang didapatnya untuk membantu sesama.

Baginya, tugas utama seorang dokter adalah memang untuk aksi kemanusiaan.

"Selagi ada kesempatan untuk membantu sesama makanya saya memilih menjadi relawan ditempat bencana," kata Ayu.

Simak videonya di atas.(*)

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved