Terkini Nasional

Diminta Amien Rais Copot Kapolri karena Dugaan Korupsi, Begini Jawaban Presiden Jokowi

Rabu, 10 Oktober 2018 15:42 WIB
Warta Kota

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais memenuhi panggilan kedua Polda Metro Jaya terkait kasus hoax Ratna Sarumpaet.

Amien Rais yang mengenakan jas abu-abu, tiba sekitar pukul 10.16 WIB, Rabu (10/10/2018).

Dilansir dari Tribunnews.com, sebelum diperiksa, Amien pun memberikan beberapa pernyataan pada awak media.

Pernyataan tersebut terkait surat pemanggilan, penulisan nama yang salah hingga pesan untuk presiden.

Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo untuk mencopot Kapolri Jendral Tito Karnavian.

Tito Karnavian dianggap Amien Rais sebagai sosok polisi tidak bersih.

"Stok polisi yang bersih dan jujur masih banyak untuk menggantikan Tito Karnavian. Kita cinta polisi," kata Amien Rais.

Permintaan Amien Rais sendiri terkait dugaan korupsi yang diduga melibatkan Kapolri.

Baca: Sebelum Diperiksa Polisi, Amien Rais Minta Presiden Jokowi Copot Kapolri Tito Karnavian

Sebelumnya, sejumlah media nasional yang tergabung dalam Indonesialeaks merilis hasil investigasi mengenai kasus korupsi.

Dilansir dari Wartakota, kasus korupsi tersebut diduga melibatkan para petinggi penegak hukum di negeri ini.

Mereka juga mencium adanya indikasi kongkalikong untuk menutupi rekam jejak kasus tersebut, dengan cara penghilangan dokumen penyidikan.

Indonesialeaks menulis, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibuat penyidik KPK Surya Tarmiani pada 9 Maret 2017, yang memuat keterangan saksi Kumala Dewi Sumartono yang membuat rincian catatan laporan transaksi keuangan dalam kapasitasnya sebagai Bagian Keuangan CV Sumber Laut Perkasa, justru tidak ada di dalam berkas perkara.

Yang tersebut di dalam berkas perkara justru BAP dari pelaku yang diduga menyobek 15 lembar transaksi lancung itu.

Padahal, BAP yang dibuat penyidik Surya tersebut memuat keterangan adanya 68 transaksi yang tercatat dalam buku bank merah atas nama Serang Noor, dan ada 19 catatan transaksi untuk individu yang terkait dengan institusi Polri.

Baca: Amien Rais Akan Dikawal 300 Pengacara, Ruhut Sitompul: Sangat Berbeda dengan Ahok

Di sinilah, nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian terseret. Indonesialeaks menyebut ada buku bank bersampul merah atas nama Serang Noor IR, yang memuat indikasi transaksi kejahatan.

Selain itu, ada pula fakta tindakan merobek 15 lembar catatan transaksi 'jadah' atas buku bank, serta sapuan tip-ex di atas lembaran alat bukti kasus penyuapan atas Paskalis Akbar oleh Basuki Hariman.

Perobekan atas buku bank sampul merah PT Impexindo Pratama, karena buku itu berisi catatan pengeluaran perusahaan pada 2015-2016 dengan jumlah Rp4,337 miliar dan US$ 206,1 ribu.

Salah satu motif utamanya, diduga ditujukan untuk menggelapkan, meniadakan, dan menghapuskan nama besar petinggi penegak hukum yang mendapatkan transaksi ilegal dari perusahaan milik Basuki Hariman tersebut.

Menanggapi, Presiden Joko Widodo tak banyak berkomentar terkait dugaan kasus korupsi yang disebut melibatkan Kapolri tersebut.

"Itu wilayahnya KPK, itu wilayahnya hukum, saya enggak mau ikut campur, intervensi hal-hal yang berkaitan dengan hukum," ujar Jokowi di Pondo Gede, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018).

Menurut Jokowi, pemberitaan tersebut masih dugaan, tetapi sekali lagi hal tersebut merupakan wilayah hukum, dan pemerintah tidak akan melakukan intervensi.

"Kan dugaan toh? Baru dugaan. Saya enggak mau intervensi, enggak mau ikut campur, itu wilayah hukum," tegas Jokowi.

Presiden tidak menjelaskan apakah sudah berdiskusi dengan Kapolri terkait pemberitaan tersebut atau belum. Namun, kemarin Tito Karnavian bertemu Jokowi di Istana Kepresiden Bogor.

"Ya biasa (bertemu antara Presiden dan Kapolri)," ucap Jokowi.

Simak video di atas.(TribunVideo/Wartakota)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Soal Dugaan Kapolri Terlibat Korupsi, Jokowi: Saya Enggak Mau Ikut Campur

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: Warta Kota
Tags
   #Amien Rais   #Jokowi   #Tito Karnavian
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved