Terkini Metropolitan

Rayakan Hari Rabies Sedunia, Sudin KPKP Jakut Gelar Vaksinasi Hewan Gratis di RW 20 Sunter Agung

Kamis, 4 Oktober 2018 19:51 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUN-VIDEO.COM, TANJUNG PRIOK - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara mengadakan vaksinasi gratis bagi warga Komplek Griya Inti Sentosa, RW 20, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (2/10/2018).

Kegiatan ini merupakan suatu bentuk perayaan terhadap Hari Rabies Sedunia yang di tahun ini jatuh pada 28 September 2018 lalu.

Kasatlak Sudin KPKP Jakarta Utara Kecamatan Tanjung Priok, drh Ramzi mengatakan, digelarnya vaksinasi massal ini untuk semakin mempertahankan predikat bebas rabies yang telah diraih provinsi DKI Jakarta selama 14 tahun belakangan.

Untuk mempertahankan hal itu, vaksinasi rutin selama setahun sekali wajib dilakukan.

"Karena Jakarta ini bebas rabies sudah lebih dari 14 tahun, jadi bagaimana kita mempertahankan bebas rabies itu. Salah satunya vaksinasi scara rutin setahun sekali," kata Ramzi saat ditemui TribunJakarta.com di sebuah taman di Komplek Griya Sentosa, RW 20, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca: Cegah Rabies, Pemkot Yogyakarta Berikan Vaksinasi Gratis Hewan Peliharaan

Vaksinasi massal hari ini diikuti puluhan pemilik hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing.

Mereka membawa hewan peliharaan mereka untuk selanjutnya diperiksa secara menyeluruh oleh petugas Sudin KPKP Jakut yang bertugas di lokasi.

Ramzi menambahkan, Sudin KPKP Jakut menargetkan 100 hewan peliharaan maupun hewan liar dapat divaksin dalam giat kali ini.

Rencananya, selain RW 20, vaksinasi massal seperti ini juga akan diadakan di RW 10 dan RW 08 Kecamatan Tanjung Priok.

Dalam vaksinasi di Komplek Griya Sentosa, RW 20, Sunter Agung tadi, Ramzi tak menemukan adanya hewan yang mengidap penyakit berbahaya semacam rabies.

Menurut Ramzi, hewan peliharaan yang sudah divaksin juga akan dipasangi microchip di tubuh mereka supaya si pemilik bisa mendeteksi keberadaan hewan kesayangannya.

"Kalau sudah sehat kita lakukan vaksinasi, setelahnya pemasangan microchip untuk mendeteksi anjing kalau ilang atau kemana. Di sini jarang ada penyakit karena mungkin hewan peliharaan ini secara rutin perawatannya bagus," jelasnya.

Simak videonya di atas.(*)

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

Video TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help