Asian Para Games 2018

Mengenal Goalball, Olahraga untuk Atlet Tunanetra di Asian Para Games 2018

Rabu, 19 September 2018 19:00 WIB
Tribun Video

Laporan Wartawan Tribun-Video.com, Eleonora Padmasta EW

TRIBUN-VIDEO.COM, KARANGANYAR - Goalball menjadi cabor baru bagi Indonesia dalam Asian Para Games 2018 di Jakarta Oktober mendatang.

Olahraga ini dibuat khusus untuk para atlet yang memiliki gangguan pengelihatan atau tunanetra.

Menurut penjelasan Haris Nugroho, pelatih goalball Indonesia, alat pendengaran dan tentunya konsentrasi penuh menjadi unsur penting dalam olahraga ini.

Bola yang digunakan dalam goalball pun berbeda dari olahraga lain.

"Bolanya khusus, di dalamnya ada loncengnya," ungkap Haris kepada TribunSolo.com di GOR Badminton Kantor Kepala Desa Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Selasa (18/9/2018).

Baca: Siap Berlaga di Asian Para Games 2018, Ini Target Pribadi Atlet Paracycling Indonesia M Fadli

"Di dalam pertandingan ini tidak ada satu pun yang boleh ngomong. Kalau ada suara, langsung di-stop, wasit bilang, 'Noise', diulang lagi," tambah dosen FKOR UNS Solo itu.

"Sebelum mulai, ada kode dari wasit, 'Quiet please.' Nyuruh tenang dulu, baru, 'Play.'," katanya lagi.

Keheningan dibutuhkan karena para atlet harus berkonsentrasi tinggi untuk mengetahui arah bola melalui indra pendengaran mereka.

Perlengkapan yang dipakai atlet selama berlaga di antaranya penutup mata, jersey, sepatu, dan pelindung lutut, tulang kering, siku serta kemaluan.

Jumlah pemain dalam setiap tim goalball ada tiga orang.

Mereka bertugas membobol gawang lawan sekaligus menjaga gawang sendiri.

"Seperti main bola, cuma dengan lapangan sepanjang 18 meter kemudian lebar 9 meter," jelas Haris.

Baca: Video Song of Victory Asian Para Games 2018 Dirilis, Tampilkan Latihan Para Atlet Difabel

"Kemudian saling melempar, kalau bolanya masuk ke gawang, dinyatakan poin goal satu. Kemudian kalau ada selisih sepuluh goal, pertandingan dihentikan, berarti dimenangkan oleh salah satu tim," ungkapnya.

Sementara durasi permainan yakni 12 menit kali dua babak.

"Goalball itu 12 menit kali dua, atlet harus rebah, bangun, lempar, rebah lagi, selama 12 menit bersih kali dua," terang Haris.

Sama seperti olahraga lainnya, goalball juga memiliki momen penalti.

"Di dalam peraturan, bola yang dilempar ini harus masuk daerah serang sendiri, masuk daerah netral, dan masuk daerah serang lawan. Kalau tidak meenuhi tiga unsur itu, nanti penalti," ujar Haris.

"Lawan bisa melempar bebas, kemudian yang melakukan kesalahan nanti ada satu penjaga di gawang yang 9 meter itu. Kalau bolanya masuk berarti dinyatakan goal," tutur Haris.

Simak video di atas. (*)

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Reporter: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Videografer: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Radifan Setiawan
Sumber: Tribun Video
Tags
   #Goalball
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved