Viral Video

Video Viral Wanita Curhat Ibunya Diarak dan Kedainya Dihancurkan, Warga Ungkap Hal Berbeda

Sabtu, 15 September 2018 13:31 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Beberapa waktu lalu, video seorang wanita curhat di media sosial tentang pengalaman pahitnya viral.

Video tersebut diunggah akun Facebook Siliyana Angelita Manurung, Rabu (12/9/2018)..

Dalam video tersebut, dia menceritakan, ibunya diarak dan diikat ke pohon.

Dia pun dipukul saat hendak menolong ibunya.

Selain itu, Dia pun mengatakan, kedai tuak milik ibunya juga dihancurkan.

Tribun-Video.com melansir TribunMedan.com, Sabtu (15/9/2018), seorang warga bernama Andi (30) menjelaskan, warung tersebut beroperasi dari setelah magrib hingga pagi.

"Tempat ini beroperasi habis mahgrib sampai pagi. Ini bisa kita bilang tempat maksiat karena di sini peredaran narkoba, judi, dan ada tempat penginapan," katanya kepada TribunMedan.com.

Hal tersebut membuat warga marah.

Baca: Video Viral Wanita Curhat, Ibunya Diarak dan Diikat di Pohon, Sempat Dipukul saat Mau Menolong

Selain itu, dia menerangkan pria berinisial MP tak menampar Angelita.

Dia menjelaskan, saat itu wanita tersebut menerobos massa untuk melihat ibunya, tetapi bisa jadi terkena tangan warga.

"Tapi kalau dia bisa buktikan dia dipukul pak Marlon (MP) silahkan buktikan saja," lanjutnya.

Soal dua sepeda motor yang dirampas, dia mengatakan tidak dirampas melainkan dibawa ke polsek.

"Bukan dirampas, kami minta bukti kereta ini supaya lengkap BPKB-nya, kami bawa ke polisi. Kalau lengkap bawa pulang ya terserah," katanya dikutip dari YouTube TribunMedan.com.

Sementara itu, Kepala Lingkungan, Ali Sodikin Siregar mengatakan, tak mengetahui secara pasti kejadian tersebut.

Dia tiba di lokasi, 30 menit usai mendapat kabar dari warga.

Dia menerangkan, warga sudah keberatan karena suara bising dari warung yang mengganggu Masjid yang dekat dengan lokasi.

Dia juga menjelaskan, ibu tersebut tidak diikat dipohon, tetapi tangannya yang diikat.

Selain itu, dia juga mengungkapkan, berdasarkan informasi warga, ibu tersebut diduga sering membeli barang hasil curian.

Diberitakan sebelumnya, wanita yang tinggal di daerah Medan Estate tersebut meminta bantuan kepada masyarakat dan menuntut keadilan.

"Selamat malam untuk teman-teman Facebook, saudara semua di manapun berada, saya baru pulang dari Polrestabes untuk melakukan pengaduan dan visum," katanya membuka video tersebut.

Sambil menangis, wanita itu menceritakan, malam sebelumnya, ada dua anak laki-laki datang ke rumahnya hendak menjual sepatu.

Ternyata sepatu yang dijual anak-anak tersebut adalah sepatu curian.

"Awalnya ibu saya menolak, tapi anak itu memaksa karena dengan alasan mau beli nasi, belum makan, akhirnya mamakku membelinya," katanya.

Pagi setelah malam itu, dia terkejut, ibunya diarak gara-gara membeli sepatu curian.

Dia pun bergegas ke lokasi.

Baca: Ceritakan Aktivitas Warung Wanita yang Viral usai Curhat Ibunya Dianiaya, Warga: Ini Tempat Maksiat

"Hati seorang anak, begitu sampai ke TKP melihat kondisi ibunya, diikat layaknya seperti binatang hanya menggunakan baju dalam, dikalungkan karton, dikalungkan sepatu yang dia beli. Hati saya sebagai seorang anak sangat teriris," katanya tak kuasa menahan tangis.

Saat berusaha menolong ibunya, dia mengaku ditinju seorang pria, berinisial MP yang merupakan pimpinan sebuah ormas.

Dia pun mengatakan kepada pria tersebut, dia tidak berhak menghakimi orang.

Namun, menurutnya, pria tersebut malah memukulnya di bagian bibir dua kali.

Saat dia ingin menghampiri ibunya, dia dihalangi beberapa orang hingga terjatuh di tanah.

Kemudian, dia menceritakan, ibunya diarak kembali ke lapangan bola, samping rumahnya.

"Bagaimana perasaan seorang anak? anak yang tinggal memiliki ibu. Nggak lagi punya ayah. Saya tidak ingin mencerita kesedihan saya. Saya hanya bertanya, di mana manusia yang memiliki hati nurani," lanjutnya.

Setelah itu, dia menjelaskan MP memberikannya dua pilihan, pergi dari kampung atau usaha ibunya, yaitu kedai tuak dihancurkan.

Kedai tuaknya pun dihancurkan.

Melalui postingannya, wanita tersebut juga membagikan beberapa foto bangunan yang dihancurkan.

Bukan hanya itu, dia mengatakan warga juga mengambil dua sepeda motornya, bahkan menuduh barang itu adalah curian.

Simak videonya di atas. (Tribun-Video.com/Vika Widiastuti)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Warga dan Kepling Ceritakan Aktivitas Sehari-hari Warung Siliyana Manurung

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Vika Widiastuti
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: Tribun Medan
Tags
   #Viral Video   #Persekusi   #Medan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved