Pilpres 2019

Koalisi Prabowo-Sandi Usul Debat Berbahasa Inggris di Pilpres 2019, Mahfud MD: Tidaklah Tepat

Jumat, 14 September 2018 23:22 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, turut menanggapi usulan debat capres-cawapres menggunakan bahasa Inggris di Pilpres 2019.

Hal tersebut diungkapkan melalui akun Twitter @mohmahfudmd pada Jumat (14/9/2018).

Mahfud mengatakan, dalam forum internasional, pejabat Indonesia harus tetap menggunakan Bahasa Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Mahfud berdasarkan Undang-Undang No 24 Tahun 2009.

Menurutnya, usulan debat capres-cawapres di Pilpres menggunakan bahasa Inggris tidaklah tepat.

@mohmahfudmd: "Mnrt UU No.24/2009 utk acr2 resmi, termasuk pembuatan kontrak2 dan pidato dlm forum internasional pejabat2 negara kita hrs menggunakan Bhs. Indonesia. Oleh sebab itu tidaklah tepat mengusulkan debat capres/cawapres dlm Pilpres dilakukan dlm Bhs Inggeris maupun bahasa asing lain."

Baca: Budiman Sudjatmiko Usul Debat Capres Pakai Bahasa Esperanto daripada Bahasa Inggris, Simak Alasannya

Cuitan Mahfud MD tersebut pun mendapat tanggapan dari akun Twitter @harsbr.

Akun tersebut memastikan apakah penggunaan Bahasa Indonesia di forum internasional diperbolehkan.

Mahfud kemudian menjawab pertanyaan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa di forum internasional para pejabat tetap wajib memakai Bahasa Indonesia.

Hal itu berdasarkan Pasal 28 dan Pasal 31 UU No 24 Tahun 2009.

Pemakaian Bahasa Indonesia dinilai bertujuan untuk menguatkan rasa nasionalisme.

Baca: Soroti Bahasa Inggris Jokowi, Dahnil Anzar: Tak Usah Di-bully, Akan Lahir dan Populer Jokowi English

Diberitakan oleh Kompas.com, koalisi partai politik pengusung bakal capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengusulkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar satu sesi debat capres-cawapres dengan menggunakan bahasa Inggris.

"Boleh juga kali ya. Ya, makanya hal-hal rinci seperti itu perlu didiskusikan," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Rumah Pemenangan PAN, Jalan Daksa, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Yandri menuturkan, pemimpin Indonesia bakal bergaul dan banyak berbicara di forum internasional yang memerlukan penggunaan bahasa Inggris.

Untuk itu, kata dia, bahasa Inggris di debat capres-cawapres menjadi tak masalah meski di UU tentang Kebahasaan pidato resmi wajib disampaikan dalam Bahasa Indonesia.(Tribun-Video.com/Ramadhan Aji)

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Reporter: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Video
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help