Terkini Daerah

70 Hari Gelar Kegiatan Cipta Kondisi, Polda Bali Tangkap 172 Pelaku

Jumat, 14 September 2018 15:49 WIB
Tribun Bali

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-VIDEO.COM, DENPASAR - Selama 70 hari sejak 6 Juli hingga 12 September 2018, Ditreskrimum Polda Bali bersama jajaran telah mengamankan 172 tersangka pelaku kejahatan jalanan dan melumpuhkan 33 orang.

Hasil itu diungkapkan Ditreskrimum Polda yang menggelar konferensi pers kejahatan jalanan, Jumat (14/9/2018), di depan Kantor Ditreskrimum Polda Bali, Jumat (14/9/2018) pagi tadi.

Dirreskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan dalam konferensi pers mengatakan, kegiatan kepolisian yang ditingkatkan tersebut bertujuan meningkatkan keamanan jelang IMF-World Bank Annual Meeting, serta sebagai momentum menjadikan Bali semakin aman.

Dia juga menyebut pihaknya telah mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat karena berhasil mengamankan 172 orang tersangka.

"Ini jadi momentum kita untuk membuat Bali lebih aman. Kita akan kedatangan banyak tamu Oktober nanti, jadi kita lakukan cipta kondisi dengan membentuk kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, karena tidak menutup kemungkinan tamu kita menjadi korban kejahatan jalanan," kata Fairan.

Kata dia, pihaknya juga telah membuat beberapa Satgas untuk penanganan lebih spesifik di lapangan.

Baca: Kapolda Bali Sebut Pelaku Premanisme Pengecut

"Kami punya Satgas Preventif dari Satker Intelijen, yang akan melakukan tindakan intelijen terhadap tempat dan jaringan yang berlangsung kejahatan jalanan.Kami juga punya Satgas Preventif, pencegahan akan melakukan patroli, penjagaan di tempat-tempat yang sudah ditargetkan. Dan Satgas Tindak yang menindak segala macam kejahatan jalanan," kata dia menjelaskan.

Tempat-tempat keramaian ujarnya, juga menjadi sasaran pengamanan yang tinggi seperti tempat wisata, perbelanjaan, kuliner, dan lainnya.

"Tentu para peserta Annual Meeting akan mendatangi tempat wisata seperti Kuta, Seminyak, Ubud, Uluwatu. Pusat perbelanjaan, kuliner, juga tempat hiburan," ujarnya.

Yang lebih penting lanjut dia ialah melaksanakan tindakan yang tegas dan terukur.

"Satgas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan memiliki aspek legalitas dan legitimasi dari masyarakat. Sehingga bisa dilihat sendiri, ada 33 pelaku yang kami lumpuhkan jika dia melakukan perlawanan, bahkan lebih tegas lagi," lanjutnya.

Kehadiran polisi di tempat keramaian diperbanyak seperti mall, wisata, kuliner, pasar seni.

Pelaksanaan Satgas akan dilakukan selama 116 hari, dari tanggal 6 Juli sampai 20 Oktober 2018. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul 70 Hari Gelar Kegiatan Cipta Kondisi, Polda Bali Tangkap 172 Pelaku, 30 Didor Polisi

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved