Kisah Viral

Bocah Usia 13 Tahun Tega Bunuh 2 Adik Kandung yang Masih Balita, Alasannya Tak Masuk Akal

Jumat, 14 September 2018 08:20 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang remaja berusia 14 tahun asal Indiana ditahan di pusat penahanan remaja setelah mengaku telah membunuh saudara kandungnya setahun yang lalu.

Dilansir dari Foxnews, menurut pernyataan tertulis, remaja itu mengatakan kepada penyelidik.

"Dia memiliki percakapan dengan Tuhan tentang mereka, tetapi dia tidak bisa membicarakannya karena dia telah berjanji pada Tuhan dia tidak akan memberitahu siapa pun," ujarnya.

Remaja itu juga bercerita bahwa dirinya menyelamatkan kedua adiknya, Desiree dan Nathaniel dari neraka dan rantai api.

Dia kemudian menambahkan bahwa dia tidak ingin bila adik-adiknya harus hidup di neraka.

Karena sebelum mencekik adiknya, remaja itu mengatakan telah melakukan upaya penyelamatan adik-adiknya dari rantai api neraka.

Baca: Kronologi Gubernur Sumut Usir Pendemo saat Sela Omongannya, Edy Rahmayadi: Ibu Berdiri, Pulang!

Seorang psikiater mencoba memeriksa apakah ada gangguan psikologis karena pengalaman buruk yang pernah remaja itu alami atau karena kemungkinan lain.

Remaja ini membunuh adiknya setahun yang lalu, saat usianya baru 13 tahun.

Adik perempuannya Desiree McCartney yang baru berusia 23 bulan meninggal karena gangguan napas setelah dirawat di rumah sakit selama 5 hari.

Ternyata Desiree terkena gangguan napas karena usaha pembunuhan yang dilakukan kakaknya.

Kakak Desiree menggunakan handuk untuk mencekik adik perempuannya pada 1 Mei 2017 lalu.

Beberapa bulan kemudian, adik laki-lakinya Nathaniel Ritz yang baru berusia 11 bulan juga dibunuh dengan dibekap selimut.

Baca: Massa Bubarkan Diri, Aliando Akan Lanjutkan Audiensi dengan Pihak Grab Sebelum 25 September 2018

Segera setelah kematian bayi laki-laki, remaja ini mengaku membunuh adik-adiknya.

Sang ibu, McCartney tetap membela remaja tersebut, "Dia bukan monster seperti yang dikatakan orang-orang".

Namun nyatanya sang kakak kandung adalah orang yang membunuh adik-adiknya meski motifnya tak masuk akal.

Setelah sidang pengadilan, hakim baru bisa memutuskan apakah remaja tersebut akan diadili sebagai orang dewasa seperti tuntutan jaksa atau tidak.

Simak videonya di atas!(Tribun-Video.com/Yulita Futty Hapsari)

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Reporter: Yulita Futty Hapsari
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Video
Tags
   #Kasus pembunuhan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved