Terkini Daerah

Pintu Air Dipenuhi Sampah, Debit Bendungan Kedungdowo Kramat Turun Drastis

Kamis, 13 September 2018 20:10 WIB
Tribun Jateng

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUN-VIDEO.COM, BATANG - Air di Bendungan Kedungdowo, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, nampak tak seperti biasanya. Pasalnya, selain debit air lebih sedikit, sampah juga menumpuk di pintu air.

Adapun, sampah rumah tangga berupa botol plastik, bungkus sabun cuci, bahkan bekas popok bayi terlihat mengapung di pintu air bendungan.

Penjaga bendungan pun harus ekstra keras membersihkan sampah yang menyangkut pintu air, selain membersihkan sampah beberapa petugas juga nampak memberi pelumas pada gir pembuka pintu air.

Diterangkan Koordinator penjaga pintu air di Bendungan Kedungdowo Kramat, Rasmadi, bendungan tersebut mengaliri 920 hektar areal pertanian yang ada di sepanjang aliran Sungai Sambong dan 526 hektar areal pertanian di daerah Kadilangu.

"Namun kini debit air menurun drastis, karena biasanya debit air sampai 3.000 liter permenit dan kini hanya 200 liter permenit," katanya, Kamis (13/9/2018).

Baca: Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Begini Jawaban dan Saran Cak Nun

Kondisi tersebut diterangkan Rasmadi berlangsung dari akhir Juli saat kemarau datang, namun ia bersyukur panen sudah dilaksanakan oleh para petani sebelum musim kering datang.

"Untung saja para petani sudah melakukan panen, namun yang menjadi kendala adalah sampah dan pendangkalan akibat tingginya sedimentasi," jelasnya.

Rasmadi dibantu dua petugas untuk membersihkan sampah yang menyangkut di pintu air setiap sore hari, namun untuk melakukan pengerukan sedimentasi, pihaknya harus menunggu pendangkalan benar-benar tinggi.

"Kalau pembersihan sampah bisa dilakukan setiap hari dan dua petugas sudah cukup, berbeda dengan pengerukan, kalau lumpur benar-benar tinggi segera mungkin kami usulkan pengerukan.

Kalau tidak, akan sangat mengganggu apalagi di musim kering saat debit air tak sebanyak biasanya, jika tidak dikeruk dan dibersihkan pasti bendungan tidak bisa menampung air untuk cadangan," timpalnya.(*)

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved