Terkini Daerah

Berkeliling Hutan Mangrove Tarumajaya dengan Perahu Motor

Kamis, 13 September 2018 16:07 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUN-VIDEO.COM, TARUMAJAYA - Kawasan Wisata Mangrove Jembatan Cinta Tarumajaya, Kabupaten Bekasi saat ini jadi obyek wisata yg diminati wisatawan lokal.

Selain menyuguhkan jembatan cinta yang hits sebagai lokasi objek foto, kawasan wisata yang berada di Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Kampung Palijaya, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi ini juga menyediakan wisata keliling hutan mangrove.

Menggunakan perahu motor, pengunjung akan diajak berkeliling ke belantara hutan mangrove hasil restorasi yang mulai dijaga kelestariannya.

Pengunjung hanya perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp10 ribu per orang untuk satu kali perjalanan.

Selama kurang lebih 20 menit pengunjung akan diajak berpetualang menyusuri hutan mangrove.

Pantauan TribunJakarta.com, Selasa (11/9/2018), pusat restorasi hutan mangrove di Tarumajaya terlihat cukup menawan, pengunjung seolah diajak mengamati mangrove-mangrove yang sudah tumbuh besar menenuhi sisi kiri dan kana jalur perahu.

Ketika sampai di pusat restorasi hutan mangrove, penyedia jasa perahu juga sengaja mematikan mesin motor perahu.

Baca: Wisatawan Keluhkan Fasilitas di Hutan Mangrove Karimunjawa

Perahu berjalan pelan menyisiri jalur di tengah hutang mangrove.

Hingga sampai di ujung jalur, motor perahu kembali dinyalakan dan mengarah kembali ke dermaga Jembatan Cinta.

Hilir mudik perahu wisata keliling hutan mangrove terus bergantian.

Setiap akhir pekan atau hari libur, pengunjung di kawasan wisata Mangrove Jembatan Cinta Tarumajaya meningkat tajam dibanding hari biasa.

Mayoritas wisatawan berasal dari Bekasi dan beberapa wilayah sekitar Tarumajaya.

"Kalau hari libur kaya gini bisa sampai 20 kali bolak balik antar pengunjung keliling hutan mangrove, kalau hari biasa mah sepi," kata Daman, penyedia jasa perahu.

Menurut dia kawasan hutan mangrove saat ini sudah berkembang pesat, warga sekitar awalnya tidak terlalu peduli dengan keberadaan mangrove namun setelah adanya PRPM, kawasan tersebut menjadi objek wisata yang menarik dan banyak dikunjungi warga.

"Masih banyak orang-orang Bekasi yang datang kesini, ada paling orang Jakarta Utara, deket-deket sini aja," jelas dia.

Simak videonya di atas.(*)

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help