Terkini Daerah

Dijebloskan ke 'Penjara Sekolah', Siswa SMK di Batam yang Trauma Berat Dilatih Mirip Militer

Rabu, 12 September 2018 23:07 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkap adanya sel tahanan di sebuah SMK Swasta di Batam.

'Penjara' itu disebutkan dipakai untuk menghukum murid yang melanggar peraturan.

Melansir Kompas.com, sekolah tersebut rupanya juga menerapkan sistem semimiliter dan praktik kekerasan untuk mendisiplinkan siswa.

Berdasarkan pernyataan KPAI, Rabu (12/9/2018), proses belajar mengajar di sekolah itu pun tak wajar.

"Proses belajar mengajar tidak berjalan sebagaimana mestinya karena kurang porsi jam belajar dengan guru lainnya. Siswa tidak fokus belajar, tapi fokus latihan semi-militer," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti saat konferensi pers di Kantor KPAI, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

"Siswa-siswa diajarkan menembak dengan senapan angin. Di sekolah ada terpajang beberapa senjata. Selain itu juga (diajarkan) mengemudikan mobil Dalmas milik sekolah," bebernya.

Sistem itu diterapkan oleh ED, pembina sekolah dan pemilik modal sekolah, yang juga merupakan seorang anggota kepolisian.

Di SMK tersebut, ED memberi pelatihan fisik dan baris-berbaris serta menjadi pembina upacara.

ED sendiri merupakan pelaku kekerasan RS, siswa yang diborgol, ditampar, dan dijebloskan ke 'penjara' sekolah.

Sebelumnya diberitakan, KPAI menerima laporan soal adanya siswa SMK itu yang dihukum.

Kronologi kejadian yang dilaporkan dimulai saat korban, siswa berinisial RS (17), dituduh dan dipaksa mengaku mencuri uang ketika menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Baca: SMK di Batam Punya Sel Tahanan, Siswa yang Dihukum Diperlakukan Mirip Napi hingga Trauma Berat

RS, yang merasa tertekan dan mengatakan tak melakukan hal itu, kemudian kabur.

Namun, ia akhirnya kembali ke Batam melalui Bandara Hang Nadim.

Di sana ia dijemput paksa ED, pelaku, yang juga anggota kepolisian dan pemilik modal sekolah swasta itu.

Tangan RS diborgol saat digiring menuju mobil.

Di dalam mobil RS dipukul sebelum akhirnya dijebloskan ke 'penjara'.

Tak berakhir di situ, RS juga mengalami tindak kekerasan dalam sel tahanan SMK swasta itu.

Sebelumnya, pada Sabtu (8/9/2018), korban juga mendapat hukuman fisik.

"Pada 8 September 2018 yang lalu, RS mendapatkan hukuman fisik, disuruh berjalan jongkok di perkarangan sekolah yang beraspal dalam kondisi tangan masih diborgol dan disaksikan teman-temannya yang lain," ujar Retno.

Setelah itu, kejadian tersebut disebar pelaku ke media sosial dan sanak keluarga korban melalui aplikasi pesan instan.

Korban lantas trauma berat akibat perundungan hingga membutuhkan penanganan medis dan psikis.

Simak video di atas. (Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta EW)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Murid di Sekolah dengan Sel Tahanan di Batam Diajarkan Cara Menembak

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help