Bahas Soal Pemilu 2019 Lewat Twitter, SBY: Izinkan Saya untuk Lebih Sering Berbicara

Rabu, 12 September 2018 22:48 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-69, Minggu (9/9/2018).

Di hari ulang tahunnya SBY mengaku mendapat banyak pesan yang diterimanya.

Hal tersebut diketahui melalui akun Twitter, @SBYudhoyono, pada Rabu (12/9/2018).

SBY dalam cuitannya mengungkapkan terimakasih atas ucapan selamat ulang tahun pada Minggu (9/9/2018).

@SBYudhoyono: "Diiringi rasa syukur, saya ucapkan terima kasih kpd para sahabat yg berikan selamat, pesan & harapan, atas ultah saya 9 September 2018 yg lalu *SBY*"

Selain itu, ia juga menyinggung sejumlah hal, di antaranya tentang kepemimpinannya ketika menjadi presiden dan sikapnya dalam berpolitik.

Berikut cuitan lengkapnya:

"Diiringi rasa syukur, saya ucapkan terima kasih kepada para sahabat yg berikan selamat, pesan & harapan, atas ultah saya 9 September 2018 yg lalu."

"Dari ratusan ribu "messages" yang saya terima, intinya ada 3. Ucapan selamat; terima kasih 10 tahun kepemimpinan saya & "SBY Jangan Diam Saja."

SBY kemudian mengungkapkan apa yang dilakukannya selama menjadi presiden Republik Indonesia merupakan kewajibannya.

Baca: Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Begini Jawaban dan Saran Cak Nun

"Yg berterima kasih atas "10 th SBY", saya sampaikan bahwa semua yg saya lakukan dulu, adlh tugas & kewajiban saya sbgi Presiden *SBY*"

"Yg saya lakukan dulu sebenarnya adlh bagian kecil dari yg dilakukan semua Presiden sebelum saya, beserta pemerintahan yg dipimpinnya *SBY*"

"Tak mungkin saya bisa meraih hasil & capaian, serta bikin Indonesia lebih maju, jika landasannya tak dibangun oleh para pendahulu saya *SBY*"

Menanggapi pesan selanjutnya yakni, SBY agar tidak diam saja, ia menagku juga ikut berpikir dan berkontribusi agar Indonesia makin maju, adil dan sejahtera.

"Terhadap pesan "SBY Jangan Diam Saja" ~ sebenarnya saya juga ikut berpikir & berkontribusi agar Indonesia kita makin maju, adil & sejahtera *SBY*"

"Dlm kapasitas saya sbg pemimpin Partai Demokrat, sekali-sekali saya mesti sampaikan pandangan & saran kpd negara & pemerintah *SBY*"

"Saya konsisten utk dukung kebijakan & tindakan pemerintah yg tepat & pro-rakyat. Namun, saya sampaikan kritik & saran jika yg ada sebaliknya *SBY*"

"Setiap saya sampaikan pernyataan ~ ada yg setuju & dukung, namun ada yg menentang & marah. Tapi itu risiko saya. Demokrasi kan begitu *SBY*"

"Memang keluarga & para sahabat saya sering tidak tega kalau saya "di-bully" habis, gara-gara pandangan & saran saya kpd pemerintah *SBY*"

"Sbg mantan Presiden tentu tidak etis "tiap hari" berbicara, apalagi kalau bikin gaduh. Itu bukan karakter saya. Seringkali "diam itu emas" *SBY*"

"Nah, sbg pemimpin partai politik, dalam keadaan tertentu saya mesti berbicara... secara terukur & konstruktif. Ingat, "speak is silver."

"Dalam kampanye Pemilu 2019 ini, izinkan saya untuk lebih sering berbicara, agar rakyat tahu apa yang akan Demokrat lakukan jika kelak dapat amanah," tulis SBY. (Tribun-Video/Ramadhan Aji)

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Video
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help