Perpustakaan Desa Kemiri Barat Jadi Jujukan Para Pelajar Sepulang Sekolah

Rabu, 12 September 2018 22:42 WIB
Tribun Jateng

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUN-VIDEO.COM, BATANG - Sepulang sekolah, sejumlah pelajar beriringan mendatangi Kantor Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.

Beberapa pelajar tersebut langsung masuk ke ruang perpustakaan, buku-buku yang sudah tertata rapi mereka amati secara seksama untuk kemudian dipilih diambil dan dibaca.

Sementara itu, pelajar lainya memanfaatkan fasilitas informasi di komputer yang sudah disediakan oleh pihak perpustakaan.

Mereka nampak serius dengan kesibukan masing-masing, tak terkekecuali Rehan Helmi Surdi (12) yang setiap hari mengunjungi perpustakaan desa tersebut.

Bocah yang masih menuntut ilmu di SD N Kemiri 01 tersebut menerangkan adanya perpustakaan desa dengan fasilitas lengkap menambah pengetahuannya.

"Kalau ke sini biasanya saya membaca buku Bahasa Jawa, selain itu, juga memanfaatkan komputer untuk mencari rumus-rumus matematika," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (12/9/2018).

Baca: Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Begini Jawaban dan Saran Cak Nun

Rehan bersama rekan-rekannya sangat terbantu dengan adanya perpustakaan. Sebelum ada perpustakaan desa, mereka hanya mendapat pengetahuan di tempat ia menuntut ilmu.

"Kalau di sini banyak yang bisa didapat, namun bukunya kurang banyak. Misalnya ada buku-buku pelajaran sekolah seperti IPS pasti banyak yang membaca," jelasnya bocah kelas 6 tersebut.

Adapun Bimo Nur Cahyo (11) yang menyibukan diri di depan layar komputer mengatakan, lewat pembelajaran video ia jadi lebih paham akan materi sekolah.

"Kalau melihat video saya lebih cepat paham, beda dengan mempelajari lewat buku. Selain menonton saya juga menyiapkan catatan agar tidak lupa saat sampai rumah teruma rumus matematika," imbuhnya.

Diketahui Desa Kemiri Barat merupakan desa berbasis web, yang telah menyabet penghargaan tingkat nasional tentang perpustakaan berbasis masyarakat pada tahun 2017 dan 2018.

Selain perpustakaan yang dimasukkan dalam web, pihak desa juga mempromosikan potensi desa melalui web, yang kini eksistensinya terbukti bisa memajukan desa. (*)

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help