Ayah Ipda Dodon Ceritakan Detik-detik Anaknya Ditembak di Tol Kanci-Pejagan hingga Akhirnya Gugur

Kamis, 30 Agustus 2018 10:57 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Ipda Dodon Kusgianto dimakamkan di TPU Ki Gede Bulu, Desa Kebarepan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/8/2018).

Ia merupakan satu dari 2 polisi yang ditembak orang tak dikenal di Tol Kanci-Pejagan, Jumat (24/8/2018) lalu.

Saeful Murad Kardila, ayah Ipda Dodon menceritakan detik-detik saat anaknya ditembak orang tak dikenal di Tol.

Menurut penuturan sang ayah, saat penembakan terjadi, Ipda Dodon sebenarnya membawa senjata api, namun ditinggal di dalam mobil.

"Bawa tapi ditaruh di mobil senjatanya," ujar sang ayah di kediamannya di Desa Kebarepan Rt 02/02, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/8/2018).

Baca: Prosesi Pemakaman Ipda Dodon Kusgianto, Polisi yang Gugur usai Ditembak di Tol Kanci-Pejagan

"Begitu datang menanyakan, barangkali bisa kami (polisi) bantu, dijawab spontan, Dodon kan tinggi besar, dijawab langsung dari yang duduk itu (penembak) karna senjata 'daaaarrr', makanya kena pertama mulut, gigi ini tiga hilang," lanjut Saeful menceritakan.

Saeful mengaku sebelumnya selalu berpesan kepada anaknya agar selalu membawa senjata di mana pun dia berdinas.

"Wanti-wanti sama anak saya itu, di mana saja kamu dinas, istrimu yang pertama adalah senjata, kadang-kadang senjata ditinggal di rumah, ya kalau siang gak papa, kalau mau kondangan atau apa dia (Dodon) gak mau bawa senjata. Tapi kalau malam hari kata saya tetep bawa senjata," ujarnya pada wartawan Tribun Jabar.

Simak penuturan Saeful selengkapnya pada video di atas.(*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul VIDEO: Prosesi Upacara Penghormatan Penghargaan Jenazah Ipda Dodon Kusgianto

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Sigit Ariyanto
Video Production: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved