Dianggap Teduh dan Strategis, Kolong Jalan Tol Pelabuhan Dijadikan Lahan Jualan Hewan Kurban

Jumat, 10 Agustus 2018 17:23 WIB
TribunJakarta

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran

TRIBUN-VIDEO.COM, TANJUNG PRIOK - Amni Zaki (40), pedagang hewan kurban, memilih menjajakan dagangannya di kolong Jalan Tol Pelabuhan, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Hal tersebut lantaran suasana teduh kolong tol merupakan tempat yang sangat mendukung untuk menempatkan hewan kurbannya.

Selain itu, kolong Tol Pelabuhan juga merupakan tempat yang strategis karena tepat ada di tepi jalan yang banyak dilalui masyarakat.

Perihal keamanan pun Amni merasa tidak khawatir karena selalu ada karang taruna setempat yang mengamankan hewan kurbannya di malam hari.

"Pertama secara tempat nyaman ya, udah ada atapnya. Yang kedua aksesnya dekat jalan raya. Ketiga ada pemberdayaan karang taruna sini untuk jaga di malam hari," kata Amni, Rabu (8/8/2018).

Baca: Beternak Domba Kekinian dengan Cara Crowdfunding

Untuk menggunakan lahan kolong tol itu, Amni mengaku hanya membayar uang untuk keamanan setempat kepada masyarakat.

Ia mengaku, karena atap tinggi dan lahan yang luas membuat sirkulasi udara di kolong tol jadi semakin baik untuk para hewan ternak.

Alhasil, hewan kurban dagangannya pun semakin lahap menyantap rumput.

Total ada sebanyak 22 sapi yang dijual oleh Amni di kawasan tersebut.

Harganya pun bervariatif, mulai dari Rp18 juta sampai Rp22 juta.

Simak video di atas!(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Pedagang Manfaatkan Kolong Jalan Tol untuk Lapak Berjualan Hewan Kurban".

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: TribunJakarta
Tags
   #hewan kurban   #Tanjung Priok   #Jalan Tol
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help