Sabtu, 5 April 2025

Aliran Air Bersih Terganggu dan Rugikan Masyarakat, Bupati Wihaji Marahi PDAM Batang

Senin, 6 Agustus 2018 21:34 WIB
Tribun Jateng

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUN-VIDEO.COM, BATANG - Sudah satu pekan aliran air bersih di wilayah Batang Kota, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, tak mengalir lancar.

Akibatnya, aktivitas masyarakat menjadi terganggu karena air bersih menjadi kebutuhan utama.

Beberapa warga pun melaporkannya kepada Bupati Wihaji melalui pesan singkat.

Wihaji pun merasa geram atas gangguan aliran air bersih dalam waktu lama ini.

Sebelumnya Wihaji memanggil Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Yulianto dan mengklarifikasi gangguan tersebut.

Ternyata, pelayanan PDAM Kabupaten Batang mengalami gangguan akibat bocornya pipa sumber mata air dari Bismo.

Alhasil pasokan air bersih menjadi terganggu.

Baca: Kasus Suap Pembangunan Gedung IPDN, Dudy Jocom Bantah Terima Perintah dari Gamawan Fauzi

"Bocornya pipa PDAM bikin saya gemas dan marah. Kehadiran saya di sini ingin melihat seberapa besar kerusakannya. Karena hampir satu minggu handphone saya penuh makian dari masyarakat terkait pasokan PDAM terhenti," ujarnya, Senin (6/8/2018).

Tak hanya memanggil Direktur PDAM Yulianto, Wihaji juga mengecek langsung lokasi sumber pipa yang bocor.

"Hari ini kita pastikan dan melihat langsung. Ternyata memang putus di tengah sehingga air pipa tidak dapat pasokan air sama sekali. Setelah disambung tetap masih bocor," jelasnya.

Wihaji meminta langsung Yulianto secepatnya mengatasi masalah tersebut.

Apa pun alasannya, masyarakat butuh cepat dan ingin terlayani dengan baik.

Mereka dalam mendapatkannya rutin membayar, bukan cuma-cuma, sehingga harus ada pelayanan prima.

"Lebih baik kita rekoso karena air bersih merupakan pelayanan dasar. Jika tidak ada air sehari saja, semua jadi masalah. Oleh karena itu, saya perintahkan hari ini yang menjadi permasalahan harus ada solusinya. Terpenting berikan pemahaman dan penjelasan kepada masyarakat karena perbaikan butuh waktu," jelasnya.

Baca: Hasil Pertadingan Indonesia Vs Kamboja: Tumbangkan Kamboja, Indonesia Berstatus Juara Grup

Yulianto mengatakan, pasokan air bagi Batang Kota berasal dari sumber Bismo dan Pagerukir.

Sumber utama adalah Bismo sehingga ketika jalur pipanya putus maka pasokan air mengalami gangguan.

Dia menjelaskan pelanggan PDAM Batang Kota mencapai 21 ribu. 

Pelanggan yang tidak teraliri air bersih akibat kebocoran, tak ada setengahnya.

" Saya mohon maaf karena pipa tersebut perlu perbaikan. Kami juga ingin cepat karena satu pelanggan saja tidak teraliri air kami prihatin. Apalagi ada banyak tak teraliri," terang Yulianto.

Ia tidak memungkiri kebocoran pipa terutama karena usianya sudah mencapai 23 tahun.

Jadi perlu pembaruan pipa lagi yang membutuhkan biaya ratusan miliar.

Dalam mengatasi masalah tersebut, PDAM sudah melakukan upaya perbaikan secara cepat.

Menurut Yulianto, posisinya di crossing jalan pergerakan tanah sehingga gerakan pipa terkena getaran truk dan mobil yang menyebabkan kebocoran lagi.

"Kami sudah perbaiki lagi. Alhamdulilah sekarang sudah dapat mengalir lagi tapi belum sempurna. Nanti kalau pelanggan sudah dapat air semua, baru kami perbaiki untuk penyempurnaan," jelasnya.

Simak video di atas. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Aliran Air Bersih Terganggu dan Rugikan Masyarakat, Bupati Wihaji Marahi PDAM Batang 

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Sumber: Tribun Jateng

Tags
   #Wihaji

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved