Disertai Hujan Meteor, Ini Waktu yang Tepat untuk Lihat Gerhana Bulan 28 Juli di Seluruh Indonesia

Selasa, 17 Juli 2018 20:38 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Gerhana Bulan yang akan terjadi pada 28 Juli 2018 akan berlangsung selama 3 jam 55 menit, dengan gerhana bulan total berdurasi 1 jam 43 menit.

Gerhana bulan total atau Blood Moon merupakan kali kedua terjadi pada tahun ini, sebelumnya terjadi pada 31 Januari lalu.

Gerhana 28 Juli di tahun 2018 memiliki durasi terlama di abad 21.

Pada 28 Juli dini harinya langit-langit akan dihiasi hujan meteor.

Dilansir Tribun-Video.com dari akun twitter resmi BMKG @infoBMKG, gerhana bulan total 28 Juli dapat teramati di seluruh Indonesia.

Berikut waktu-waktu kejadian jika ingin menyaksikan keindahan alam tersebut.

Waktu Indonesia Barat (WIB):

1. Gerhana mulai pukul 00:13 WIB
2. Gerhana Sebagian mulai pukul 01:24 WIB
3. Gerhana Total mulai pukul 02.29 WIB
4. Puncak Gerhana pada pukul 03:21 WIB
5. Gerhana Total berakhir pukul 04:13 WIB
6. Gerhana Sebagian berakhir pukul 05:19 WIB
7. Gerhana berakhir pukul 06.30 WIB

Waktu Indonesia Tengah (WITA):

1. Gerhana mulai pukul 01:13 Wita
2. Gerhana Sebagian mulai pukul 02:24 Wita
3. Gerhana Total mulai pukul 03.29 Wita
4. Puncak Gerhana pada pukul 04:21 Wita
5. Gerhana Total berakhir pukul 05:13 Wita
6. Gerhana Sebagian berakhir pukul 06:19 Wita
7. Gerhana berakhir pukul 07.30 Wita

Waktu Indonesia Timur (WIT):

1. Gerhana mulai pukul 02:13 WIT
2. Gerhana Sebagian mulai pukul 03:24 WIT
3. Gerhana Total mulai pukul 04.29 WIT
4. Puncak Gerhana pada pukul 05:21 WIT
5. Gerhana Total berakhir pukul 06:13 WIT
6. Gerhana Sebagian berakhir pukul 07:19 WIT
7. Gerhana berakhir pukul 08.30 WIT

Dilansir dari BanjarmasinPost.co.id, selain bisa menyaksikan gerhana bulan, ternyata kita juga bisa melihat oposisi Mars, yakni peristiwa di mana Planet Merah akan berada di jarak terdekatnya dengan bumi.

Mars akan berada persis di samping selatan Bumi dan terlihat lebih terang dari biasanya.

Peneliti dari Pusat Sains Antariksa LAPAN, Rhorom Priyatikanto, menjelaskan oposisi Mars akan terjadi pada 27 Juli 2018.

Puncak terangnya Mars bisa dinikmati lima hari dari 27-31 Juli 2018.

Berbeda dengan gerhana bulan yang lalu, pada gerhana bulan total 28 Juli nanti, kita bisa melihatnya tanpa alat bantu.

Kita bisa melihatnya dengan mata telanjang, tak perlu memakai alat bantu berupa teleskop untuk melihat gerhana bulan.

Simak videonya di atas! (Tribun-Video.com/ Yulita Futty Hapsari)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Catat, Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018 Nanti, Ini 5 Kejutannya

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Yulita Futty Hapsari
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Banjarmasin Post
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help