Minta Dibelikan Bakso, Wanita Muda Culik Bayi demi Tutupi Keguguran karena Takut Ditinggal Suami

Sabtu, 14 Juli 2018 09:56 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - LM (23), warga Cipamokolan, Rancasari, Kota Bandung ditangkap oleh Kepolisian Polrestabes Bandung karena melakukan penculikan bayi.

Tribun-Video.com melansir dari Kompas.com, pelaku melakukan penculikan bayi yang baru berumur lima hari dari pasangan RB (23) dan SN (23).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Hendro Pandowo menjelaskan, pihaknya berhasil mengungkap penculikan ini setelah melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan saksi hingga akhirnya mendapatkan identifikasi pelaku.

Diketahui SN, ibu korban, belum lama mengenal pelaku yang dikenalnya saat memeriksakan kandungannya di Puskesmas Cipamokolan.

Perkenalan keduanya berlanjut dengan saling bertukar kontak dan berkomunikasi melalui pesan singkat Whatsapp.

Baca: Wanita Culik Bayi karena Keguguran, Pura-pura Melahirkan di Klinik hingga Dijemput Mertua dan Suami

Hingga pada Kamis (12/7/2018), usai SN melahirkan, LM berkunjung ke rumahnya untuk menjenguk di Jalan Rancacili, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

LM berkunjung ke rumah SN dengan membawa sebuah tas kecil dan tas besar yang berisi baju bayi.

Rupanya selain menjenguk LM juga memiliki rencana untuk menculik bayi SN dari rumahnya.

"Setelah ketemu keluarga ibu SN dan melihat bayinya ternyata tersangka ini sudah punya rencana mengambil bayi," kata Hendro di Mapolsek Rancasari, Kota Bandung, Jumat (13/7/2018).

Namun lantaran saat itu ada orangtua bayi, tersangka mencari cara untuk menculik si bayi dengan berpura-pura lapar dan meminta SN untuk membelikan semangkuk bakso.

"Saat ibu SN beli bakso, bayi dibawa tersangka. Saat ibu SN kembali ke rumahnya, korban tak melihat bayi dan tersangka," jelasnya.

LM membawa pergi bayi tersebut dengan cara memasukkannya ke dalam tas besar yang telah ia bawa dari rumah.

"Bayi dimasukkan ke dalam tas, dan tersangka keluar gang rumah kemudian naik ojek pulang ke rumahnya. Bayi diambil ke rumahnya dan diasuh seperti anaknya sendiri," jelas Hendro.

Baca: Tertimbun di Kedalaman 4 Meter dan Sempat Hilang 2 Hari, Korban Longsor di TPA Supit Urang Ditemukan

Petugas kepolisian berhasil menangkap pelaku di kediamannya sekitar 20 meter tidak jauh dari rumah korban pada Jumat (13/7/2018) pagi.

LM menuturkan alasan melakukan aksi penculikan karena demi menutupi keguguran kandungannya dari suami dan keluarganya.

LM mengaku pernah mengalami keguguran pada saat usia kehamilan lima bulan.

Namun LM menyembunyikan keguguran kandungannya tersebut dari sang suami karena takut ditinggal pergi.

Pasalnya LM telah mengalami keguguran kandungan sebanyak dua kali.

"Tersangka cemas kalau suaminya tahu dia keguguran, maka dia (suaminya) akan lari dari tersangka. Sehingga untuk menutupi seolah dia melahirkan, maka diambilah bayi itu," jelas Hendro.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 83 Jo Pasal 76F UU RI No.35 tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pelaku dipidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Simak video di atas.(Tribun-Video.com/Alfin Wahyu Yulianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wanita Ini Culik Bayi demi Menutupi Keguguran dan Takut Ditinggal Suami"

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: Kompas.com
Tags
   #keguguran   #Penculikan Bayi   #Binong
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved