Bisa Bebas Bersyarat Agustus 2018, Ahok Pilih Bebas Murni April 2019, Kalapas Ungkap Tanggal Bebas

Kamis, 12 Juli 2018 11:14 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang Andika D Prasetya mengatakan, terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama akan bebas murni pada 2019.

Pihaknya sudah menghitung kapan pria yang akrab disapa Ahok itu bisa bebas berdasarkan kondisi saat ini.

"Kalau bebas murni dia (Ahok) itu di 23 April 2019," ujar Andika kepada Kompas.com, Rabu (11/7/2018).

Ahok divonis hukuman dua tahun penjara dalam kasus penodaan agama. Dia menjalani hukumannya sejak 9 Mei 2017 dan mendapatkan remisi 15 hari pada Natal 2017.

Baca: Tak Ajukan Pembebasan Bersyarat Bulan Agustus, Ahok Pilih Bebas Murni, Fifi Lety: Iya Benar

Andika mengatakan, Ahok juga berpeluang mendapatkan remisi pada 17 Agustus dan Natal tahun ini. Sementara itu untuk bebas bersyarat, Ahok sudah bisa mendapatkannya pada 19 Agustus 2018.

Pada tanggal tersebut, Ahok sudah menjalani dua pertiga masa tahanannya. Namun, Ahok harus mengikuti assesment terlebih dahulu.

"Tetapi kalau dia tidak mau pembebasan bersyarat, berarti ya bebas murni," kata dia.

Sebelumnya, adik Ahok, Fifi Lety Indra, mengatakan, kakaknya tidak akan mengikuti pembebasan bersyarat.

Baca: Diperkirakan Bebas Agustus Tahun Ini, Berikut Rencana Hidup Ahok setelah Keluar dari Penjara

Fifi mengatakan, Ahok lebih memilih bebas murni.

"Hari ini ramai WA (WhatsApp) dan telepon semua tanya hal yang sama, apa betul sebenarnya Pak Ahok bisa bebas bersyarat bulan Agustus? Jawabnya iya benar, tetapi beliau @basukibtp putuskan untuk tidak ambil. Biar tunggu sampai bebas murni saja," tulis Fifi lewat akun Instagram @fifiletytjahajapurnama.

Ahok tengah menjalani masa hukuman di Mako Brimob setelah dipindah dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur, karena kondisi yang tidak kondusif.(Kompas.com/Jessi Carina)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kalapas Cipinang: Ahok Bebas Murni 23 April 2019".

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help