Penjelasan Saksi soal Kebakaran yang Melahap sekitar 40 Kapal di Pelabuhan Benoa Bali

Senin, 9 Juli 2018 13:50 WIB
Tribun Bali

TRIBUN-VIDEO.COM - Puluhan kapal yang berada di Dermaga Pelabuhan Benoa Bali terbakar, Senin (9/7/2018) dini hari.

Menurut keterangan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Provinsi Bali, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.10 WITA.

Hingga lima jam lebih, tepatnya pukul 07.00 WITA, api masih membara hingga terlihat dari Tol Bali Mandara.

Pihak BPBD Kota Denpasar kesulitan memadamkan api lantaran angin yang berhembus cukup kencang.

Baca: Wanita Ini Dikritik saat Menolong Korban Kebakaran karena Dianggap Terlalu Seksi

Ditambah lagi, ada kapal-kapal yang membawa sejumlah bahan bakar minyak (BBM) cadangan.

Dilansir Tribun-Video dari TribunBali, Putra Gargita, seorang sekuriti yang tengah bertugas, memberikan kesaksian saat peristiwa tersebut terjadi.

Ia mengungkapkan, api pertama berasal dari kapal milik perusahaan TKF.

Dari hasil perkiraannya, total kapal yang terbakar milik perusahaan TKF ada delapan kapal.

Itu belum termasuk kapal dari perusahaan lain.

"Muncul api pertama sekitar pukul 02.10 WITA tadi. Dari kapal situ, milik TKF, awal api dari sana. Perkiraan, dari perusahaan ini saja ada delapan kapal, belum yang kapal perusahaan lain ikut terbakar. 20 lebih bisa kapal yang terbakar," ucap Putra Gargita

Baca: Setelah Menangi Indonesia Open, Liliyana Ingin Gondol Emas di Asean Games 2018 sebelum Pensiun

Dilansir dari Tribunnews, jumlah kapal yang terbakar akibat insiden ini setidaknya ada 40 unit kapal.

Berikut identitas kapal yang terbakar:

1. Milik PT AKFI sebanyak 5 unit kapal

Yakni KM Cilacap Jaya Karya, KM Akau Jaya Lima, KM Bmj Satu, KM Bintang Barat dan KM Bina Sejati.

2. Milik PT Intimas Surya sebanyak 7 kapal

Yakni KM Hiroyosi 7, KM Permata 03, Km Permata 103, KM Permata 06, KM Permata 01, KM Mutiara 28, KM Mutiara 10.

3. Milik PT Bandar Nelayan

4. KM Bandar Nelayan 168

5. KM Bandar Nelayan 2019, jumlah kapal belum terdata

Saat ini, terdapat sebanyak 25 kapal yang belum teridentifikasi.

Upaya pemadaman api melibatkan 11 unit PMK dari Kotamadya Denpasar 8 unit, PMK Kabupaten Badung 2 unit, PMK Pelindo 1 unit dibantu 3 ambulan serta oleh Alkon milik PT Intimas, Pt AKFI dan Bandar Nelayan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya ada satu orang yang hampir celaka namun sudah dilakukan pengamanan.

Diketahui, kebakaran di Pelabuhan Benoa ini bukan kali pertama.

Tepat sepekan lalu, Senin (2/7/2018), terjadi kebakaran yang menghanguskan sekitar tujuh kapal di selatan dermaga barat pelabuhan tersebut.

Simak videonya di atas!(Tribun-Video.com/Yulita Futty Hapsari)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul "5 Jam Lebih Api Masih Membara di Pelabuhan Benoa Hingga Terlihat Di Tol Bali Mandara".

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Reporter: Yulita Futty Hapsari
Video Production: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: Tribun Bali
Tags
   #kebakaran   #Pelabuhan Benoa   #Bali
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved