Penjelasan BPOM Terkait Isu Paracetamol Mengandung Virus Machupo yang Mematikan

Minggu, 8 Juli 2018 15:57 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) DKI Jakarta, Dewi Prawitasari menegaskan isu Parasetamol P-500 mengandung virus Machupo adalah Hoax.

Hal ini disampaikannya setelah isu lama tersebut kembali beredar di media sosial yang membawa keresahan di tengah masyarakat.

"Tidak benar itu. Itu isu lama. Hoax yang dimunculkan kembali oleh oknum yang tidak bertanggungjawab," ujar Dewi Prawitasari kepada Warta Kota, Sabtu (7/7/2018).

Menurutnya sampai saat ini Balai Besar POM tidak pernah menerima laporan kredibel pendukung klaim Paracetamol P-500 mengandung virus Machupo.

Baca: Wanita 55 Tahun Meninggal saat Kencan dengan Driver Ojol, Tetangga Sempat Diberi Pesan Terakhirnya

Virus Machupo sendiri merupakan virus yang penyebarannya terjadi melalui udara makanan atau kontak langsung.

Virus Machupo dapat bersumber dari air liur, urine, atau feses hewan pengerat yang terinfeksi dan menjadi pembawa virus tersebut.

Sebelumnya, isu Parasetamol P-500 mengandung virus Machupo yang mematikan kembali mencuat ke permukaan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

"Peringatan Urgent! Hati-hati untuk tidak menggunakan Parasetamol yang datang ditulis P-500. Ini adalah Parasetamol baru, sangat putih dan mengkilap. Menurut dokter terbukti mengandung Machupo virus, dianggap salah satu virus yang paling berbahaya di dunia dan dengan tingkat kematian yang tinggi. Silakan berbagi pesan ini untuk semua orang dan keluarga dan menyelamatkan hidup dari mereka." Demikian bunyi isu yang beredar.(*)

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Waduh, Paracetamol Mengandung Virus Machupo, BPOM Sebut HOAX!

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: Banjarmasin Post
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved