Sempat Terkenal lalu Ditipu Manajernya, Begini Kabar Tegar Sekarang, Semakin Dewasa dan Modis
TRIBUN-VIDEO.COM - Nasib seseorang tidak ada yang bisa menduga. Bisa saja dulu mengalami kesulitan, sekarang merasakan kebahagiaan atau sebaliknya.
Begitu pula yang terjadi pada Tegar Septian, mantan pengamen asal Subang, Jawa Barat.
Beberapa tahun silam, nama Tegar mendadak meroket setelah video berjudul "Tegar Si Pengamen Subang" diunggah ke YouTube dan sukses menyita perhatian.
Dalam video itu, tegar menyanyikan lagu ciptaannya sendiri berjudul Aku yang Dulu Bukanlah yang Sekarang.
Tegar berasal dari keluarga sederhana, atau bisa dibilang kurang dari segi ekonomi.
Namun, keadaan tersebut tak membuat bakat seni dalam diri Tegar memudar.
Remaja kelahiran Subang, 18 September 2001 itu sudah mampu menciptakan beberapa lagu di usia yang belum menginjak 11 tahun.
Berkat viralnya video dan bakat yang dimiliki Tegar, ia pun melangkah ke industri musik Tanah Air.
Baca: Pemandu Wisata Berkali-kali Rupadaksa Bule Perancis di Labuan Bajo hingga Alami Depresi
Ada beberapa judul lagu yang dia nyanyikan, di antaranya Pantaskah Surga Untukku (2013), Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang (2013), Rindu Ibu (2013), Sekolah (2013), Sahabat Tegar (2013), Bengawan Solo (2014) dan Kemana Kasih Sayang (2014).
Di tengah karier yang gemilang, Tegar harus melewati cobaan.
Sang manajer, Muhammad Arif Dolah diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap Tegar.
Tindakan tak menyenangkan tersebut terjadi dalam kurun waktu November 2014 hingga Januari 2015 saat Tegar show di Malaysia.
Bersama ayah dan labelnya, Tegar mengadukan kejadian tersebut ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).
Selain diperlakukan tidak senonoh oleh manajernya Muhammad Arief Dolah, artis cilik Tegar Septian juga kehilangan sejumlah barang.
Barang-barang berharga milik Tegar lenyap dibawa kabur Arief secara diam-diam. Tegar pun rugi puluhan juta rupiah.
Baca: Kisah Dokter Amalia Tugas di Pedalaman Papua, Tandu Pasien hingga 16 KM Lewati Jalan Berlumpur
"Sekitar 60 jutaan, karena gitarnya aja 40 juta, sama baju-baju show dia, laptop 2 dibawa kabur, sama kamera," jelas Eddy Ribut, kuasa hukum Tegar, saat dijumpai tabloidnova.com.
Menurut keterangan Tegar, pencurian itu dilakukan di apartemennya, kawasan Central Park Jakarta Barat.
Pasca-tindakan pelecehan yang diterimanya, Tegar mengaku Trauma.
Ia sempat pulang kampung ke Subang dan tak ada kegiatan selama satu tahun.
Untuk menyambung hidup, Tegar terpaksa menjual motor kesayangannya.
Seiring berjalannya waktu, Tegar berusaha bangkit kembali.
Ia masih menggeluti dunia musik dan mencoba meraih kembali kepopulerannya.
Kini, Tegar berada di bawah naungan Halo Entertainment.
Ia diketahui telah merilis beberapa single.
Baca: Seorang Pria Tembak Istri dan Ayah Mertuanya di Depan Bayinya, Sebelum Tembak Dirinya Sendiri
Paling baru, Tegar mengeluarkan single berjudul Tetaplah Di Hati.
Lagu tersebut merupakan ciptaannya sendiri, menceritakan tentang beratnya hubungan cinta antara dua insan yang tak bisa bersatu dikarenakan orang tua yang tidak merestui.
Berbicara soal penampilan, kini Tegar semakin modis.
Wajahnya terlihat semakin dewasa, jauh berbeda dari penampilannya saat pertama kali muncul beberapa tahun lalu.
Simak video di atas!(*)
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Tegar Septian 'Aku yang Dulu Bukanlah yang Sekarang' Masih Suka Nyanyi, Lihat Penampilan Barunya,
TONTON JUGA:
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Jabar
Live Tribunnews Update
Kronologi Nenek di Subang Ditemukan Tewas Terikat di Rumah, Uang Puluhan Juta & Emas 50 Gram Raib
Kamis, 16 April 2026
Terkini Daerah
Polisi Tembak Kaki Yogi Iskandar Pelaku Utama Pengeroyokan Ayah Pengantin di Purwakarta
Selasa, 7 April 2026
Nasional
Dedi Mulyadi Jengkel Anak SD Naik Motor di Subang, Ancam Tak Naikkan Kelas
Kamis, 26 Maret 2026
Tribunnews Update
Pelanggan Bunuh Wanita Pemilik Warung Remang di Subang Gegara Sakit Hati Ditolak Hubungan Intim
Kamis, 26 Maret 2026
Tribunnews Update
Kronologi Wanita Pemilik Warung Remang di Subang Tewas Dibunuh Pelanggan karena Tolak Ajakan Intim
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.