Ramadan & Idul Fitri 2018

Trump Mendadak Sampaikan Pesan Ramadan yang Mengejutkan, Begini Alasannya Menurut Pengamat

Kamis, 17 Mei 2018 16:26 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Menyampaikan ucapan Ramadan dan menggelar iftar bersama biasa dilakukan di Gedung Putih.

Namun, sejak era kepresidenan Donald Trump, tradisi itu tak lagi dilakukan.

Dilansir Tribun-Video.com dari WashingtonPost.com, Rabu (16/5/2018) waktu setempat, tahun lalu Trump pun melanggar tradisi dengan tak mengadakan perayaan buka puasa Ramadan.

Namun, pada Selasa (15/5/2018) kemarin, Gedung Putih merilis pernyataan resmi mengejutkan dari sang presiden menyambut bulan suci Ramadan.

Disebutkan bahwa Ramadan "mengingatkan kita pada kekayaan Muslim yang menambah hamparan keagamaan dalam kehidupan Amerika."

Baca: Penampakan Lokasi Latihan Fisik Penyerang Polda Riau di Kebun Sawit, Alibinya Tempat Latihan Silat

Libur selama sebulan pun dimulai dari minggu ini.

Trump juga akan bekerja sama dengan Departemen Luar Negeri untuk menjadi tuan rumah dalam acara buka puasa 6 Juni mendatang.

Belum jelas alasan dirinya mendadak mengubah kebijakan ini.

Namun, menurut para pengamat, hal itu berkaitan dengan Stephen K Bannon, yang dulunya menjadi ahli strategi Gedung Putih.

Baca: Sempat Viral, Terungkap Fakta soal Santri yang Digeledah saat Razia Teroris, Hendak Temui Ibu Tiri

Kritik Bannon ke Islam diketahui membuatnya dianggap sebagai politisi yang memusuhi Muslim.

Bannon sendiri telah meninggalkan Gedung Putih sejak Agustus 2017.

"Menurut saya hal ini dilakukan karena situasi yang mendesak terkait sentimen anti-Muslim yang semakin biasa terjadi, sehingga harus diadakan lebih banyak diadakan kegiatan semacam ini," ungkap seornag pengamat.

Simak video di atas.(Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Video
Tags
   #Donald Trump   #Gedung Putih
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help