Bom di Surabaya

Sebut Teror Bom di Surabaya Hanya Rekayasa, Kepala Sekolah di Kalimantan Barat Kini Jadi Tersangka

Kamis, 17 Mei 2018 15:19 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan FSA sebagai tersangka karena membuat status di Facebook terkait peristiwa teror bom yang terjadi di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) yang lalu.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Purnomo mengatakan, saat ini status FSA yang merupakan PNS di Kabupaten Kayong Utara ini sudah resmi sebagai tersangka.

"Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan dan langsung kita naikkan statusnya sebagai tersangka," ujar Nanang saat dihubungi, Kamis (17/5/2018).

Baca: Kiki Hasibuan First Travel, Minta Majelis Hakim Ringankan Hukuman

Usai ditetapkan sebagai tersangka, sambung Nanang, FSA juga langsung ditahan di Mapolda Kalbar.

Sebagaimana diketahui, FSA merupakan seorang PNS yang juga kepala sekolah di salah satu SMP negeri di Kabupaten Kayong Utara.

Dalam akun Facebook miliknya, FSA menyebutkan bahwa peristiwa teror bom yang terjadi di tiga gereja di Surabaya itu sebagai rekayasa.

Status Facebook tersebut kemudian viral di media sosial.

Simak videonya di atas. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebut Bom Surabaya Rekayasa, PNS Kayong Utara Ditahan"

TONTON JUGA:

Editor: Riesa Sativa Ilma
Video Production: Riesa Sativa Ilma
Sumber: Kompas.com
Tags
   #Bom Surabaya   #Kalimantan Barat   #PNS
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help