Sebut Kemenag Ceroboh, Andika Surachman : Tidak Ada Upaya Apapun untuk Memberangkatkan Calon Jemaah

Kamis, 17 Mei 2018 14:33 WIB
Tribun Video

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUN-VIDEO.COM, DEPOK - Direktur Utama Andika Surachman menyebut langkah Kemenag mencabut izin usaha First Travel sangat ceroboh.

Hal itu menyebabkan puluhan ribu calon jemaah First Travel gagal berangkat umrah.

Selain itu, paska pencabutan izin usaha First Travel pada 1 Agustus 2017, Kemenag tidak mempunyai langkah kongkrit untuk memberangkatkan para calon jemaah.

Andika menuding pihak Kemenag lepas tangan paska pencabutan izin tersebut.

Hal itu disampaikan Andika Surachman saat membacakan nota pembelaan pribadi dalam sidang lanjutan First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu (16/5/2018).

Baca: Jokowi Kecolongan Admin Twitter Cuit Soal JKT 48, Rocky Gerung: Pusat Hoax Nasional Itu Bukan Fiktif

"Tidak bisa kita ambil langkah ceroboh Kemenag karena enggak ada langkah konkrit dari mereka dalam hal menyelesaikan masalah ini," kata Andika.

Selain itu, Andika menyebut bahwa permasalah utama First Travel adalah pemboikotan visa jemaah yang tidak pernah diungkap dalam persidangan.

Diketahui, dalam persidangan kali ini ketiga terdakwa bos First Travel menyampaikan nota pembelaan atas tuntuntan Jaksa Penutut Umum (JPU).

Direktur Utama Andika Surachman dan Direktur Anniesa Hasibuan ditutuntut oleh JPU dengan hukuman 20 tahun penjara serta denda Rp 10 Miliar subsider penjara 1 tahun 4 bulan

Sementara, adik Anniesa, Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki Hasibuan selaku Direktur Keuangan, dituntut oleh JPU sedikit lebih rendah, yakni 18 tahun penjara dengan denda Rp 5 Miliar subsider 1 tahun penjara.

Simak video di atas!(*)

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Video
Tags
   #First Travel
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help