Perawat Cantik Nangis Diciduk Polisi Gara-gara Posting Kekesalan soal Tragedi Bom Gereja di Facebook

Kamis, 17 Mei 2018 13:09 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang menangkap seorang perawat bernama Ria Siregar (RS) di kawasan Batamkota, Kepulauan Riau.

Ia ditangkap karena diduga menista agama melalui akun facebooknya.

Penangkapan ini dibenarkan Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki.

“Kita mendengar ada memosting status yang mengandung sara di dalam Facebook, segera kita amankan,’ ujar Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, kepada wartawan di kantor Polresta Barelang pada Rabu (16/5/2018).

Menurut Kombes Hengki, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan.

"Penangkapan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dari komentar RS di akun Facebooknya," kata Hengki.

Baca: Teroris Digerebek Bersama Istri Kedua, Istri Pertama Tak Tahu Kapan Nikahnya, Padahal Sudah 10 Tahun

Melansir Kompas.com, Hengki mengatakan, kejadian ini berawal saat kekecewaan RS atas kejadian aksi teror di beberapa daerah yang ada di tanah air.

RS pun meluapkannya di akun Facebooknya.

“Kami ibadah hanya hari Minggu tuh pun cuma 2 jam. Kalian ibadah setiap menit, setiap detik. Kau pik aku gak bosan dengar toak masjidmu tuh. “ak ada gunanya kau ibadah 5 waktu, tak ada gunanya kau puasa selama sebulan,” tulisnya.

Baca: Fakta Mengejutkan Istri Terduga Teroris, Cara Aneh Belanja Sayur hingga Diceraikan Jika Tak Bercadar

Postingan ini membuat heboh jagad maya, terutama pengguna media sosial Facebook di Batam.
Postingan tersebut dianggap provokatif dan menghina umat Islam.

Setelah ramai diperbincangkan, Ria akhirnya menghapus postingan tersebut.

Namun, beberapa pengguna Facebook sudah terlanjur men-screenshot dan menyebarkannya kembali di media sosial.

Kepada awak media di Mapolresta Barelang, Ria mengaku menyesal membuat postingan provokatif di Facebooknya itu.

Baca: Ternyata Ustaz Somad Tausiah Dekat Mapolda Riau saat Teror, Bahkan Kenal dengan Polisi yang Tewas

Menurut Ria, dia membuat postingan itu lantaran kesal dengan aksi pengeboman di tiga gereja di Surabaya.

Dia tak menyangka ungkapan kekesalannya itu justru dianggap melecehkan umat Islam secara umum.

Namun sayang, kekecewaannya itu tidak terkontrol sehingga apa yang dituliskan di akun Facebooknya dinilai mengundang penafsiran lain dan diduga terindikasi menghina agama lain.

"Namun pengakuan RS dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ada niat dirinya untuk menghina agama lain. Dirinya hanya terbawa emosi atas kejadian aksi teror yang mengakibatkan kemarian sejumlah orang yang tidak bersalah," tutur Hengki.

Baca: Saddam al-Jamal, Otak Eksekutor ISIS Bakar Pilot Yordania Hidup-hidup, Tertangkap dengan Cara Sepele

Hengki mengimbau warga Batam untuk tidak menggunakan media sosial dalam menyebarkan ujaran kebencian dan hoaks karena bisa berurusan dengan pihak yang berwajib.

"Masyarakat juga jangan terprovokasi, melihat status di medsos yang mengarah kepenghinaan, silakan langsung laporkan kepada kami. Biar kami proses sesuai hukum yang berlaku," ujar Hengki.

Simak video dia atas.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Perawat Cantik Ria Siregar Diciduk Polisi Gara-gara Postingan di Facebook soal Tragedi Bom Surabaya

TONTON JUGA:

Editor: Riesa Sativa Ilma
Video Production: alfin wahyu
Sumber: Tribun Medan
Tags
   #penistaan agama   #Batam
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help