Sambil Terisak Tangis, Anniesa Hasibuan: Maafkan Saya yang Hanya Manusia Biasa

Kamis, 17 Mei 2018 12:28 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUN-VIDEO.COM, DEPOK - Sidang lanjutan First Travel kembali digelar di Pengadilan Negeri Depok, pada Rabu (16/5/2018).

Suara Bos First Travel Anniesa Hasibuan mulai terbata-bata saat membacakan sebuah secarik kertas putih yang dipegang ditangan kirinya.

Tangan kanannya yang tampak menggengam microphone berkabel hijau juga terlihat bergetar.

Pandangannya hanya terfokus pada sebuah kertas yang berisi tulisan tangan yang dibacanya sambil tertunduk dihadapan majelis hakim.

Baca: Irjen Pol Setyo Wasisto Sebut Terduga Teroris Pelaku Penyerangan di Riau Pernah Datangi Mako Brimob

"Bismillahirrahmanirrahim," ucap Anniesa Hasibuan mengawali bacaan dalam secarik kertas itu.

Anniesa kemudian melanjutkan bacaan dalan secarik kertas itu.

"Terima kasih yang Mulia Majelis Hakim telah memberikan kesempatan kepada saya. Saya sadar dan nyesel atas kesalahan, saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan," kata Anniesa dibarengi dengan suara mulai terisak-isak.

Anniesa kemudian terlihat tidak bisa menahan air matanya. Dia yang tampak mengenakan kemeja putih serta kerudung hitam itu terlihat menangis saat melanjutkan isi secarik kertas tersebut.

Diketahui, dalam persidangan kali ini ketiga terdakwa menyampaikan nota pembelaan atas tuntuntan Jaksa Penutut Umum (JPU).

Diketahui, Direktur Utama Andika Surachman dan Direktur Anniesa Hasibuan ditutuntut oleh JPU dengan hukuman 20 tahun penjara serta denda Rp 10 Miliar subsider penjara 1 tahun 4 bulan

Sementara, adik Anniesa, Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki Hasibuan selaku Direktur Keuangan, dituntut oleh JPU sedikit lebih rendah, yakni 18 tahun penjara dengan denda Rp 5 Miliar subsider 1 tahun penjara.

Simak videonya di atas! (*)

TONTON JUGA:

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Reporter: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018 About Us Help